Tampilkan postingan dengan label Motivation. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivation. Tampilkan semua postingan

Senin, Oktober 01, 2012

Hobi is Business

Hai teman-teman..
Lama tak menyapa via tulisan di blog ini..
Bukannya saya malas atau sibuk, saya hanya lupa.. Nah berarti to do list tak pernah saya buat.
Akhirnya blog saya ini terabaikan.
Saya sering jalan-jalan atau blogwalking ke temen-temen yang blognya uda pada ramai dan bersinar, ya sekedar untuk nambah pengetahuan dan bahan bacaan juga sih..

Sekarang ini di sela-sela kesibukanku, ada lagi pekerjaan yang membutuhkan tenaga dan waktu. Apaan sih? Ini adalah masalah hobi yang sudah aku kerjakan semenjak beberapa minggu terakhir.

Penasaran ya?
hihi.. Saya sekarang sedang belajar berkebun..
Tau ndak, ternyata pekerjaan berkebun itu benar-benar menyenangkan. Selain perlu perhatian lebih ekstra, juga menyita waktu dan tenaga.
Berdasarkan pengalaman ini, saya uda jarang banget nawar dagangan di pasar kalo soal sayur dan buah2an.. Kasian soalnya nanamnya susah dan bercucuran keringat.

Kenikmatan yang diperoleh ketika berkebun adalah ketika tanaman yang kita tabur, telah bertunas dan muncul daunnya.. Wuih rasanya seperti sesuatu!!
Kemudian kita juga perlu untuk merawat dan memupuknya serta menyiram tanaman agar tanaman dapat tumbuh dengan subur.

Filosofi berkebun ini sangat cocok dengan bisnis online yang sedang saya perjuangkan untuk bertumbuh. Iya apalagi kalo bukan bisnis online Oriflame, dimana sekarang sudah banyak milyarder muda berprestasi yang tercetak dari menjalankan bisnis Oriflame via d'BCN.

Downline merupakan amanah yang harus dijaga, dirawat bahkan diberikan keterampilan untuk bertumbuh kembang agar mereka juga mampu menerapkannya ke jaringan di bawahnya. Dengan sistem online yang canggih, setidaknya kita dapat bekerja dari rumah hanya dengan menggunakan koneksi internet.

Untuk itu, saya akan memperlakukan bisnis saya sepenuh hati, agar bisa berkembang dan bertumbuh dengan memberikan manfaat dan hasil bagi yang menjalankannya. Hidup Bisnis Oriflame...
d'BCN Rocktober ini saya maunya maksimal... dengan doa dan usaha..
Semangaaadddd!!!
http://www.dbc-network.com/daftar.php?id=tynnimutz

Selasa, April 17, 2012

ADAKAH YANG SALAH DALAM WUDHU KITA ?

ADAKAH YANG SALAH DALAM WUDHU KITA ?

Sebagaimana telah diketahui bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala mewajibkan shalat lima waktu kepada kita. Di antara kita ada yang baik dalam menunaikannya dan ada pula yang buruk. Oleh sebab itu, wajib bagi setiap muslim untuk bersungguh-sungguh dalam menunaikannya semaksimal mungkin, supaya sempurna amalannya, dan penuh pahalanya.
Salah satu sebab berkurangnya pahala shalat adalah apa yang terjadi pada sebagian orang yang shalat berupa perkara-perkara yang menyelisihi shalat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, padahal beliau telah bersabda, “Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihatku shalat.” (HR. al-Bukhari)

Demikian juga apa yang terjadi pada sebagian mereka berupa kesalahan dan kekurangan dalam hal berwudhu, dan tidak membaguskannya, padahal Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang berwudhu seperti apa yang diperintahkan, dan shalat seperti yang diperintahkan, niscaya diampunilah dosanya yang telah lalu.” (HR. Ahmad dan an-Nasa’i).

Oleh karena itu pentingnya setiap muslim memperhatikan kesalahan-kesalahan yang biasa dilakukan dalam thaharah (bersuci), menjauhinya dan menasehati orang-orang yang terjerumus ke dalamnya supaya meninggalkannya dan agar kita semua meraih pahalanya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengamalkannya.”

Kesalahan Dalam Wudhu
1. Mengeraskan bacaan niat ketika berwudhu,hal ini menyelisihi sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Tidak pernah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam diawal wudhunya mengucapkan, ‘Nawaitu Raf’al Hadatsi’ tidak pula, ‘(Nawaitu) Istibahaatas Shalati’ Bahkan tidak ada keterangan tentang hal itu dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, satu huruf pun (hadits), baik dengan sanad shahih maupun dhaif.”


2. Berdoa ketika membasuh anggota wudhu, seperti perkataan sebagian orang ketika membasuh tangan kanannya, “Allahumma A’thinii Kitaabii bi Yamiinii (artinya : Ya Allah berikanlah kepadaku catatan amalku pada hari kiamat dengan tangan kanan)”. Dan ketika membasuh wajahnya berkata, “Allahumma Bayyidh Wajhii Yauma Tabyadhdhu Wujuh (artinya : Ya Allah putihkanlah wajahku pada hari di mana wajah-wajah menjadi putih)” Sampai akhir, mereka berdalil dengan hadits Anas radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Wahai Anas, mendekatlah kepadaku, aku akan mengajarimu batasan-batasan wudhu, lalu aku mendekat kepada beliau. Maka ketika beliau mencuci tangannya beliau membaca:

بسم الله والحمد لله ولا حول ولا قوة إلا بالله
Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Ini adalah doa yang tidak ada asal-usulnya.”
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Tidak dinukil dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bahwa beliau mengucapkan sesuatu dalam wudhunya selain bismillah…dan setiap hadits tentang dzikir ketika wudhu, maka itu adalah dusta dan sesuatu yang mengada-ada yang tidak pernah diucapkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan juga beliau tidak pernah mengajarkannya kepada ummatnya. Dan tidak valid dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam selain bacaan bismillah di awal wudhu dan doa di bawah ini di akhir wudhu,

أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له .. وأشهد أن محمداً عبده ورسوله ..اللهم اجعلني من التوابين واجعلني من المتطهرين
[r/]
3. Boros dalam menggunakan air.
Dari Anas radhiyallahu 'anhu berkata, “Dahulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mandi dengan satu sha’ (4-5 mud), dan berwudhu dengan satu mud (2 genggam telapak tangan ).” (HR. al-Bukhari).
Imam al-Bukhari rahimahullah berkata di awal Kitab Wudhu dalam kitab Shahihnya, “Para ulama memakruhkan perbuatan boros dalam berwudhu dan melebihi perbuatan Nabi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.”
Dan termasuk sikap boros adalah membuka kran besar-besar ketika berwudhu, membasuh anggota wudhu lebih dari tiga kali dan lain-lain.
4. Tidak sempurna dalam membasuh anggota wudhu dan mengakibatkan ada sebagian anggota wudhu yang tidak terbasuh oleh air. Dari Muhammad bin Ziyad, dia berkata, “Aku mendengar Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu saat itu beliau melewati kami, dan orang-orang sedang berwudhu berkata, “Sempurnakanlah wudhu kalian, sesungguhnya Abul Qasim (Rasulullah) shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Celakalah tumit-tumit (yang tidak terbasuh air ketika berwudhu) dari api neraka.” (HR. al-Bukhari).

Dan dari Khalid bin Mi’dan dari sebagian istri-istri Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihat seorang laki-laki yang shalat sedangkan di punggung kakinya terdapat bagian mengkilap karena tidak terbasuh oleh air wudhu seukuran uang dirham (uang logam), maka Nabi menyuruhnya untuk mengulang wudhunya.” (HR. Ahmad dengan sanad jayyid dan Abu Dawud menambahkan, “dan (mengulang) shalat”, ).
Imam asy-Syaukani rahimahullah berkata tentang hadits ini, “Hadits ini menunjukkan wajibnya mengulang wudhu dari awal, bagi orang yang yang meninggalkan membasuh anggota wudhunya sekalipun sekecil apa yang disebutkan dalam hadits.”
5. Melakukan tayamum padahal ada air dan dia mampu menggunakannya.
Ini adalah kesalahan yang sangat jelas, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, artinya, “Lalu kalian tidak mendapatkan air, maka bertayamumlah kalian dengan tanah yang suci”. (QS. an-Nisaa’: 43)
Maka ayat ini secara jelas menunjukkan bahwa tayamum tidak diperbolehkan kalau ada air dan dia mampu menggunakannya.
6. Sebagian orang tertidur di masjid, kemudian apabila iqamat dikumandangkan dia dibangunkan oleh orang di sebelahnya lalu langsung bangkit shalat tanpa berwudhu lagi. Orang yang seperti ini wajib baginya untuk berwudhu, karena dia lelap dalam tidurnya. Adapun kalau dia sekedar mengantuk dan tidur ringan sehingga masih mengetahui siapa yang ada di sekitarnya, maka tidak wajib baginya untuk berwudhu lagi.

7. Keyakinan sebagian orang bahwa wudhu tidak sempurna kecuali jika dilakukan tiga kali tiga kali, maksudnya membasuh masing-masing anggota wudhu tiga kali. Ini adalah keyakinan yang salah. Imam al-Bukhari berkata di dalam kitabnya, ‘Bab wudhu sekali sekali’ kemudian membawakan hadits dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu 'anhu “Nabi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berwudhu sekali sekali.”

Lalu berkata lagi, ‘Bab wudhu dua kali dua kali’, kemudian membawakan hadits dari ‘Abdullah bin Yazid radhiyallahu 'anhu, “Sesungguhnya Nabi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berwudhu dua kali dua kali.”
Beliau juga berkata, ‘Bab wudhu tiga kali tiga kali’, kemudian beliau membawakan hadits ‘Utsman bin ‘Affan radhiyallahu 'anhu, “Sesungguhnya Nabi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berwudhu tiga kali tiga kali.” Maka hadits-hadits di atas menunjukkan bolehnya berwudhu dengan basuhan sekali sekali, dua kali dua kali, dan tiga kali tiga kali.
8. Keyakinan sebagian orang bahwasanya wajib untuk mencuci kemaluan sebelum berwudhu. Ini adalah keyakinan yang keliru, kecuali jika ia membuang hajat, maka wajib baginya untuk beristinja (cebok) dari air kencing supaya tidak tersisa tetesan air kencing di saluran kencingnya yang akhirnya menetes di celananya.

9. Membasuh leher ketika berwudhu. Ibnul Qayyim rahimahullah berkata, “Tidak ada satu pun hadits shahih dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tentang membasuh leher ketika berwudhu”A. (Zaadul Ma’ad 1/195)

10. Meninggalkan istinsyaq dan istintsar. Istinsyaq adalah menghirup air lewat hidung sampai ke pangkal hidung, dan Istintsar adalah mengeluarkan air yang dihirup tadi dari hidung. Sebagian kaum muslimin ketika bewudhu hanya memasukan jarinya yang basah ke dalam hidung. Dalil tentang Istinsyaq dan istintsar adalah hadits yang terdapat dalam Shahih al-Bukhari.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa berwudhu, hendaklah ia menghirup air ke hidung (dan mengembuskannya kembali).”

11. Melebihi tiga kali dalam membasuh anggota wudhu. Hal ini terjadi pada sebagian kaum muslimin, dan mereka meyakini bahwa semakin banyak membasuh anggota wudhu, maka pahalanya akan semakin banyak. Ini adalah was was dan tipu daya setan, karena mengerjakan suatu amalan yang tidak disyariatkan, maka amalan tersebut tertolak, sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, “Barang siapa yang membuat perkara baru dalam agama kami yang bukan bagian darinya maka dia tertolak.” (Mutafaq ‘alaihi). Dalam riwayat Muslim, “Barang siapa yang melakukan amalan yang tidak di atas perintah kami maka tertolak.”

Sebenarnya masih banyak kekeliruan kekeliruan dalam berwudhu yang belum disampaikan dalam kesempatan kali ini. Namun kesimpulannya, bahwa setiap muslim dituntut untuk mempelajari cara wudhu yang benar sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam supaya terhindar dari segala macam kesalahan dan supaya wudhunya sah dan shalat pun menjadi sah, karena baik dan tidaknya amalan seseorang tergantung shalatnya sebagaimana hal itu telah disabdakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.

Wallahu A’lam.

sumber : mulyono divio

Keutamaan Puasa Enam Hari Syawal

Keutamaan Puasa Enam Hari Syawal
Abu Ayyub al-Anshari radhiallaahu 'anhu meriwayatkan, Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun." (HR. Muslim)

Imam Ahmad dan an-Nasa'i, meriwayatkan dari Tsauban, Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Puasa Ramadhan ganjarannya sebanding dengan (puasa) sepuluh bulan, sedangkan puasa enam hari (di bulan Syawal, pahalanya) sebanding dengan (puasa) dua bulan, maka bagaikan berpuasa selama setahun penuh." (HR. Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hubban dalam "Shahih" mereka)

Dari Abu Hurairah radhallaahu 'anhu, Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Barangsiapa berpuasa Ramadhan lantas disambung dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia bagaikan telah berpuasa selama setahun." (HR. al-Bazzar)

Pahala puasa Ramadhan yang dilanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal menyamai pahala puasa enam hari penuh, karena setiap hasanah (kebaikan) diganjar sepuluh kali kelipatannya, sebagaimana telah disinggung dalam hadits Tsauban di muka.

Membiasakan puasa setelah Ramadhan memiliki banyak manfa'at, di antaranya:
1. Puasa enam hari di bulan Syawal setelah Ramadhan, merupakan pelengkap dan penyempurna pahala dari puasa setahun penuh.

2. Puasa Syawal dan Sya'ban bagaikan shalat sunnah rawathib, berfungsi sebagai penyempurna dari kekurangan, karena pada hari Kiamat nanti perbuatan-perbuatan fardhu akan disempurnakan (dilengkapi) dengan perbuatan-perbuatan sunnah. Sebagaimana keterangan yang datang dari Nabi Shallallaahu 'alaihi wa sallam di berbagai riwayat. Mayoritas puasa fardhu yang dilakukan kaum muslimin memiliki kekurangan dan ketidaksempurnaan, maka hal itu membutuhkan sesuatu yang menutupi dan menyempurnakannya.

3. Membiasakan puasa setelah Ramadhan menandakan diterimanya puasa Ramadhan, karena apabila Allah Ta'ala menerima amal seseorang hamba, pasti Dia menolongnya dalam meningkatkan perbuatan baik setelahnya. Sebagian orang bijak mengatakan, "Pahala amal kebaikan adalah kebaikan yang ada sesudahnya." Oleh karena itu barangsiapa mengerjakan kebaikan kemudian melanjutkannya dengan kebaikan lain, maka hal itu merupakan tanda atas terkabulnya amal pertama. Demikian pula sebaliknya, jika seseorang melakukan sesuatu kebaikan lalu diikuti dengan yang buruk, maka hal itu merupakan tanda tertolaknya amal yang pertama.

Puasa Ramadhan -sebagaimana disebutkan di muka- dapat mendatangkan maghfirah atas dosa-dosa masa lalu. Orang yang berpuasa Ramadhan akan mendapatkan pahalanya pada hari Raya Iedul Fithri yang merupakan hari pembagian hadiah, maka membiasakan puasa setelah Iedul Fithri merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat ini. Dan sungguh tak ada nikmat yang lebih agung dari pengampunan dosa-dosa.

oleh karena itu termasuk sebagian ungkapan rasa syukur seorang hamba atas pertolongan dan ampuan yang telah dianugerahkan kepadanya adalah dengan berpuasa setelah Ramadhan. Tetapi jika ia justru mengggantinya dengan perbuatan maksiat, maka ia termasuk kelompok orang yang membalas kenikmatan dengan kekufuran. Apabila ia berniat pada saat melakukan puasa untuk kembali melakukan maksiat lagi, maka puasanya tidak akan terkabul, ia bagaikan orang yang membangun sebuah bangunan megah lantas menghancurkannya kembali. Allah Ta'ala berfirman, "Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat menjadi cerai berai lagi." (QS. an-Nahl: 92)

5. Dan di antara manfa'at puasa enam hari di bulan Syawal adalah amal-amal yang dikerjakan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya pada bulan Ramadhan tidak terputus dengan berlalunya bulan mulia ini, selama ia masih hidup. Orang yang setelah Ramadhan berpuasa bagaikan orang yang cepat-cepat kembali dari pelariannya, yakni orang yang baru lari dari peperangan fi sabilillah lantas kembali lagi. Sebab tidak sedikit manusia yang berbahagia dengan berlalunya Ramadhan, sebab mereka merasa berat, jenuh dan lama berpuasa Ramadhan.

Barangsiapa yang mereka demikian maka sulit baginya untuk bersegera kembali melaksanakan puasa, padahal orang yang bersegera kembali melaksanakan puasa setelah Iedul Fithri merupakan bukti kecintaannya terhadap ibadah puasa, ia tidak merasa bosan dan berat apalagi benci.

Seorang ulama Salaf ditanya tentang kaum yang bersungguh-sungguh dalam ibadahnya di bulan Ramadhan tetapi jika Ramadhan berlalu mereka tidak bersungguh-sungguh lagi, beliau berkomentar, "Seburuk-buruk kaum adalah yang tidak mengenal Allah Ta'ala secara benar kecuali di bulan Ramadhan saja, padahal orang shalih adalah yang beribadah dengan sungguh-sungguh di sepanjang tahun."

Oleh karena itu sebaiknya orang yang memiliki hutang puasa Ramadhan memulai membayarnya di bulan Syawal, karena hal itu akan mempercepat proses pembebasan dirinya dari tanggungan hutangnya. Kemudian dilanjutkan dengan enam hari puasa Syawal. Dengan demikian telah melakukan puasa Ramadhan dan mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal.

Ketahuilah amal perbuatan seorang mukmin itu tidak ada batasnya hingga maut menjemputnya. Allah Ta.a'a berfirman, "Dan sembahlah Tuhan-mu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal)." (QS. al-Hijr: 99)

Dan perlu diingat pula bahwa shalat-shalat dan puasa serta shadaqah yang dipergunakan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala pada bulan Ramadhan adalah disyari'atkan sepanjang tahun, karena hal itu mengandung berbagai macam manfaat, diantaranya; ia sebagai pelengkap dari kekuarangan yang terdapat pada fardhu, merupakan salah satu faktor yang mendatangkan mahabbah (kecintaan) Allah kepada Hamba-Nya, sebab terkabulnya doa, demikian pula sebagai sebab dihapuskannya dosa dan dilipatgandakannya pahala kebaikan dan ditinggikannya kedudukan.

Hanya kepada Allah tempat memohon pertolongan, shalawat dan salam semoga tercurahkan selalu keharibaan Nabi, segenap keluar dan sahabat beliau.
Sumber: Risalah Ramadhan, oleh Abdullah bin Jarullah bin Ibrahim al-Jarullah.
Sumber tulisan dari Mulyono divio

Rabu, April 11, 2012

Dale Carnegie

Bagaimana Mencari Kawan dan Memengaruhi Orang Lain
(How to Win Friends and Influence People)


Pernah baca buku ini?
Saya baru saja dihadiahi Eva sebuah buku ini.
Surprise bagaimana dia bisa memilih buku ini diantara sekian banyak buku lain yang beredar di luar sana.
But anyway.. thanks so much ya Eva for this book...

Saya suka baca buku di Bab Pengantar.. selalu menyenangkan membayangkan penulis mengucapkan kata terima kasih dan penghargaannya kepada teman-teman dan keluarga disekelilingnya.

Agar buku ini dapat sepenuhnya dimanfaatkan sebaiknya
  1. Kembangkan hasrat mendalam dan kuat untuk menguasai prinsip-prinsip hubungan manusia. 
  2. Baca setiap bab dua kali sebelum Anda melanjutkan ke bab berikutnya
  3. Pada saat Anda membaca, sering-seringlah berhenti dan tanyakan diri Anda bagaimana Anda b isa menerapkan saran-saran tersebut. 
  4. Garis bawahi setiap ide penting. (Ni saya sarankan jangan yaa.. karena akan merusak buku itu sendiri) sebaiknya sih di tulis di buku baru atau sebagai notes penting. 
  5. Telusuri lagi buku ini setiap bulan. 
  6. Terapkan prinsip-prinsip ini pada setiap kesempatan yang ada. 
  7. Buat satu permainan yang menyenangkan dari pelajaran Anda ini dengan menawarkan kepada teman Anda uang atau barang bila setiap kali mereka menangkap Anda melanggar salah satu dari prinsip-prinsip ini. 
  8. Periksa setiap minggu kemajuan apa saja yang sudah Anda buat, peningkatan apa dan pelajaran apa yang sudah Anda peroleh untuk masa depan. 
  9. Buat Catatan di belakang buku ini yang menunjukkan bagaimana dan kapan Anda sudah menerapkan prinsip-prinsip ini. 
See.. banyak banget kan yang harus dilakukan untuk bisa memperoleh manfaat dari buku ini.
Saya yang biasanya baca sekilas dan ngebut harus berulang-ulang membacanya agar prinsip yang diinginkan dapat tercapai.

Yang mau tau lebih jauh dengan prinsip-prinsip yang harus dikembangkan dalam buku ini yuuk beli bukunya di Gramedia atau toko-toko buku terdekat.

Saya bagi satu prinsip yang akan saya kuasai yaa..
#Prinsip 1 Jangan mengkritik, mencerna atau mengeluh...

Do it!
Just Do it!

Senin, April 02, 2012

Hujaan turun lagiii...

Pagi ini berasa banget aura malasnya..
Mana badan sakit-sakit smua, kayak pekerja kelas berat aja rasanya..
Setiap seminggu sekali mondar mandir bolak balik Pulang Pisau - Banjarmasin.
Tujuannya emang wajib sih, karena kan buat menimba ilmuuu... he...

Yang terasa capek banget ya ketika hujan seperti ini..
pas lagi berkendaraan naik motor, di antara lengangnya jalan raya dan ga ada tempat buat berteduh..
terpaksa berdamai dengan hujan..
air hujan masuk ke mata, ke hidung, apalagi ke baju.. udah basah kuyup dah jadinya..

Kalo sudah begini, pasti langsung ingat balik ke motivasi awal.
Yaitu buat menimba ilmu, semangad buat belajar, mumpung usia masih muda.. dan produktif.
Jadi, ketika udah nyampe Banjarmasin, yang ada hanya perasaan puas uda bisa menghalau galau di hati karena kehujanan..

Karena kuliah dan belajar itu ternyata butuh modal!
Modal untuk berani bertanggung jawab, berani bertindak dan berani mengambil resiko.
Modal untuk biaya makan minum dan semuanya..
Modal yang sangat mahal jika ditilik dari pendapatan yang tak seberapa..
Namun, dengan azzam yang kuat, semoga semuanya bisa dimudahkan Allah SWT. Amiin...

Dengan banyaknya motivasi dari diri sendiri, seharusnya sudah bisa menghalau keraguan bahwa saya bisa menjadi Senior Manager, bahwa saya bisa membantu teman-teman untuk bisa meraih impiannya.

Untuk itu, dengan berbesar hati, saya tetap akan berjuang dan bekerja lebih cerdas untuk meraih impian saya..
Salah satunya yang paling urgent adalah punya rumah dan mobil. Ya, dengan dua investasi itulah hidup rasanya lebih mantap..Punya mobil, ga bakalan kehujanan dan kepanasan kalo mau kuliah..

Bersyukur selama ini tubuh dan body tetap semangad untuk mengejar cita-cita.
Akan tetap selalu diingat bahwa tidak ada yang bisa merubah nasibnya kecuali dia sendiri mengusahakannya.
Terlahir dari keluarga miskin bukan menjadi masalah, namun yang jadi masalah apakah kita tetap akan menjadi miskin walaupun sudah punya ilmu pengetahuan untuk merubahnya?
Wallahu'alam..

Yang jelas teman-teman yang sedang berjuang dalam hidupnya..
Ingat lah selalu bahwa nanti hasilnya akan berbuah manis..
Di masa tua punya kenangan bahwa masa muda tak dihabiskan dengan percuma..

Semangadd!!!
Go SM
tynn...


Selasa, Februari 07, 2012

Gara2 Inet di Kantor Ngadat

Gara-garanya internet di kantor ngadat dan ga pernah running lagi, jadinya susah mo upload tulisan dan lain-lain. Bahkan ampir lupa sama passwordnya, untungnya uda bisa lagi nih diakalin pake yang berbayar.

Glekh...
Aku ketinggalan banyak nih sama temen-temen sesama dbcn yang uda fight for 2011. Masih stuck di level yang sama dan belum beranjak. Karena banyak alasan, makanya banyak ketinggalan deh,...

Minggu, Desember 11, 2011

Suasana Kantor Akhir Tahun

Ternyata yang namanya di kejar target itu gak hanya ada di bisnis saya aja ya..
Di kantor pun, yang namanya deadline - garis mati! tetep Ada! Bahkan ramenya kayak kebakaran jenggot.
Mungkin bagi temen-temen yang kerja di swasta atau di perusahaan-perusahaan besar di Indonesia pernah dan setiap saat mengalami di kejar deadline atau tenggat waktu yang mepet. Terutama buat yang lagi jalanin bisnis online yang tiap bulan dikejar target, hidup jadi lebih berwarna dan menggebu-gebu.

Duuuh, lari-larinya ke kantor kedua ku nih cerita, bukan kantor pertamaku..
hehe.. fokus di kantor kedua aja yaaa.. Disini lagi hebooh soal tutup tahun with a bang!!
Bismillah
Senior Manager InsyaAllah.. 



Branch Action di Semua Cabang

Gabung di Bisnis saya yuuk? http://www.dini-shanti.com/?id=tynnimutz

Hayoo kurang apalagi??
Join disini yuuk
http://www.dbc-network.com/daftar.php?id=tynnimutz
Buat Akhir Tahun Anda lebih bersemangadd!

Hubungi saya di
tynn_imutz@yahoo.co.id


Rabu, November 30, 2011

Investasi Iklan

Sekarang lagi getol-getolnya pasang iklan di berbagai media buat menyemarakkan bisnis online ku.
Yang terbaru aku pasang di kliksayadotcom, dimana aku bayar buat pasang iklan.

Sementara itu, sebelumnya aku juga investasi di website uda bayar dan ternyata tidak diaktifkan karena gagal terus, alasannya karena aku ga gape main di wordpress. Akhirnya come back lagi di blog http://www.cinta-bunda.co.cc inih. Walaupun masih banyak yang belum diupdate, namun diusahakan mendatangkan traffic tersendiri dari blog ini. Ternyata aku suka.

Balik lagi ke urusan periklanan, sebenarnya tidak harus memasang iklan disana-sini. Upline-upline hebat saya menyarankan untuk pasang status positif di fb dan terus memotivasi diri untuk belajar dan merekrut. Intinya adalah modal yang diberlakukan tidak harus besar. Pintar-pintarnya kita aja untuk memanage seberapa yang kita bisa.

Untungnya di kliksaya.com ini termasuk lebih murah dibandingkan  kalau mengiklankan di fb dimana harus memiliki kartu kredit dulu untuk bisa pasang iklan. Yah, bagi pemula seharusnya sudah bisa menarik prospek untuk mengisi di web replika dengan berbayar atau pun gratisan.

I Come to Win! I will force my self to the TOP!
Senior Manager.. Here I Come..
#Affirmasi...


Investasi itu tidak mahal

Dear All my leader,
Mo ngingetin aja ya.. investasi itu tidak mahal. Hanya perlu konsistensi dan kemantapan hati. Ceilee..
Iya, kalau berbicara soal katalog 20pcs yang harganya hanya 33.900 berarti investasinya kecil kan ya? Karena kita seperti sedang membuka toko besar yang lengkap dengan barang-barang dan punya diskon gede-gedean. Tapi kalo dikerjakan dengan setengah hati, bahkan terlebih dahulu pikiran kita menolak mengatakan itu sebagai sebuah investasi, maka hasilnya akan susah juga didapat.

Ini yang aku dapatkan ketika menyelam di kedalaman, mencari seorang leader dan mengidentifikasi, ternyata ada beberapa kendala yang dialami oleh downline termasuk aku sendiri, yaitu masalah permodalan.
Yang namanya bisnis, apapun pasti memerlukan modal yaa, termasuk katalog itu sendiri adalah sebagai modal utama kita untuk mendapatkan orderan dan bahkan bisa menghasilkan rekrut dari katalog karena mungkin saja mereka tertarik untuk bergabung karena ada promo di katalog itu.

Leader-leader saya di d'BCN menjelaskan bahwa kadang tidak bisa memaksakan kepada orang lain untuk sukses. Sukses itu butuh ga hanya mau dimulut saja. Sukses butuh action! Butuh tindakan konkrit untuk meraihnya, dan didalamnya ada modal dan biaya yang diperlukan.
Apapun itu, termasuk misalkan menyediakan katalog 20pcs selama masa promo berlangsung.

Aku tidak akan memaksakan kepada mereka yang tidak butuh untuk sukses. Walaupun aku mengerti sekali tentang kebutuhan mereka untuk sukses. Namun, itu saja tidak cukup! Harus dikenali dulu siapa yang mau menjadi leader, dan siapa yang mau mewujudkan impiannya. Karena tidak ada yang bakal menolong merubah nasib jika tidak kita sendiri yang berusaha sekuat tenaga.. Ya begitulah..

Belakangan ini sedang mencari motivasi lebih tinggi lagi untuk merealisasikan impian ku ke Bali.
Bukan hanya Bali, karena dengan Bali, aku bisa meraih impianku lebih tinggi lagi, terutama juga untuk membebaskan diriku dari himpitan finansial.

Semoga aku bisa menemukan leader dan team work yang sehati dan mau sukses bareng-bareng bersamaku seperti para leader yang udah duluan sukses itu....

#Genggam erat impian..
#Success is my right!
http://www.dbc-network.com/?id=tynnimutz

Rabu, November 16, 2011

KampretZone

Anda dilarang keras merasa nyaman dengan kondisi anda sekarang.
Karena ketika anda merasa nyaman, saat itulah yang paling membahayakan dalam diri Anda.
Anda tidak memiliki motivasi yang kuat untuk meraih sesuatu yang penting dan berharga dalam hidup Anda.
Anda juga tidak dapat merasakan tantangan adrenalin untuk meraih sesuatu.
Anda berada di KampretZone sekarang!

Hindari KampretZone dan raih zona berbahaya Anda!
dan Anda akan merasakan hidup yang lebih bergairah!

Ayoo teman mumpung masih muda!
Kerjalah lebih ekstra!
dan luangkan waktu dengan melakukan hal yang maksimal!


Disini, dibisnis yang sedang saya jalani, tiap bulan diharapkan progress pribadi, karena tidak semua motivasi bisa sama diperoleh, hasil yang dikerjakan pun tergantung pada kerja keras dan usaha yang maksimal dari saya pribadi dan saya sebagai leader.
Disini kemampuan untuk memotivasi muncul dari dalam diri sendiri.
Berdasarkan kebutuhan pribadi anda sendiri, apakah Anda ingin melakukan perubahan? Ataukah Anda terlena dalam zona nyaman Anda? 
Manusia hanya berusaha, Tuhan juga yang menentukan. Amiinn..

Wallahualam...

Nah, bagi anda yang terinspirasi kalimat di atas,

 


Senin, September 05, 2011

Buat Iklan untuk D'BCN ku..

Setelah sekian lama chatting sama directorku @dwihana, menurut kesimpulan ku sendiri : Aku kurang gigih berusaha.. Aku kurang tekun dalam rekrut.. hihi.. trus banyak lagi yang belum ku kerjakan di dalam training itu. Walaupun sebenarnya keinginan untuk memulai seperti leader2 yang lain sangat tinggi, namun ada kalanya gangguan datang dan mendadak sifat malas muncul lagi. Contoh yang tidak baik nih.. Jangan ditiru yaa.. Karena itu, aku mencoba untuk konsisten dan konsentrasi mengerjakan bisnis ini, di klik disini Siapa tau dua atau tiga tahun ke depan usaha ku ini akan menampakkan hasil. Ya, siapa juga sih yang ga tergiur dengan kerja instan, namun harus disadari bahwa proses untuk meraih kesuksesan harus dijalani dengan niat yang tulus dan doa serta usaha yang gigih. Disini mulai kupraktekkan satu persatu apa2 yang sudah kuketahui dari dulu namun jarang dipraktekkan : 1. Hubungi teman atau kolega atau tetangga untuk gabung di bisnis ini. 2. Selalu support dan dukung downline untuk mengerjakan bisnis ini agar bisa sukses bareng2. 3. Selalu ingat akan orang tua dirumah, yang sudah bekerja keras untuk membahagiakan anaknya.. 4. Kerja keras ini akan dinikmati oleh banyak orang-orang yang kucintai.. harapannya agar bisa menjangkau kebahagiaan orang-orang terdekat lebih banyak lagi. 5. Lakukan semuanya dengan konsisten agar hasilnya bisa dinikmati dengan puas. Yak, sudah pula pasang iklan baris di http://www.oxl.co.id, http://www.kliksaya.com sudah pula mulai aktif menulis di blog o management, walaupun baru satu postingan.. hehe.. yang penting niatnya ada atuh.. Semoga diridhoi segala usahaku. Amiin.. Dan buat downline2 ku.. Makasih yaa uda mau berbagi suka duka denganku.. Walaupun masih banyak kekurangan, aku akan selalu belajar... Yuk ah, yang mau ikutan di bisnis ini : klik aja link berikut : gabung yuk Siapa tau anda bisa ikut saya ke Bali Tahun 2012.. Gudluck All..

Rabu, Oktober 20, 2010

2010.2010

Niiy.. tanggal ini baru ngeh deh dibilang cantik.
Ternyata kombinasi angkanya bagus 2010 (tanggal 20 bulan 10) tahun 2010 (duaribu sepuluh).

Ada apa di tanggal ini??
ada beberapa kejadian penting hari ini,
salah satunya adalah malam ini pasar tungging, woow rame banget lo di sini.

Ah ga terlalu penting.
Yang penting sekarang adalah emosiku meledak-ledak setelah membaca curhatan NA Director bulan ini Mba Liza, menohok banget.

Aku yakin aku bisa merubah mindset ku.
Untuk lebih giat lagi dalam setiap usaha dan langkahku.
Semoga aku dan teman-temanku di bisnis ini tak menyerah.
Tak ingin dicap pecundang.
Tak ingin dicap pengecut.

Semoga Keberanian kami berjalan beriringan dengan kesuksesan kami.
Amiin
Ya Allah,, Mudahkan lah urusan kami,
Kabulkanlah permintaan kami..
Amiin Ya Rabbal Alamin.

Kamis, Oktober 14, 2010

Making Everyday Your Masterpiece

Making Everyday Your Masterpiece

1. Awali hari dengan mengucap syukur Alhamdulillah
Mengawali hari dengan berdoa dan mengucap syukur bahwa kita masih hidup, sehat dan diberikan kesempatan untuk berbuat hal-hal yang baik, tentu akan meningkatkan motivasi kita di pagi hari.

2. Jadilah motivator bagi keluarga anda
Ucapkan hal-hal yang baik bagi orang-orang yang anda kasihi di pagi hari. Peluk dan cium istri, suami serta anak-anak anda. Lakukan sesuatu yang bermakna bagi mereka. Sekedar menyiapkan makan pagi atau sekedar membuat minuman seringkali bisa meningkatkan suasana harmonis karena semua orang merasa dipedulikan. Pamitlah ketika akan meninggalkan rumah sehingga kita mendapatkan restu dari yang dirumah untuk berkarya hari ini.

3. Tunjukkan sikap bersahabat selama perjalanan ke kantor
Dimana-mana kita bisa menemukan orang yang stress. Berikan senyuman yang tulus kepada mereka. Doakan juga orang-orang yang tidak seberuntung anda yang ditemui sepanjang perjalanan. Misalnya para petugas kebersihan berusia lanjut yang harus bekerja di bawah terik sinar matahari dengan upah yang nyaris sulit untuk hidup secara layak.

4. Masuk kantor dengan prinsip S.E.E
Kantor ibarat rumah kedua bagi setiap pekerja sebab setiap minggu kita bisa menghabiskan waktu 40-50 jam di kantor. Ketika kaki melangkah memasuki rumah kedua, gunakan prinsip S.E.E. (Smile, Eye Contact and Entusiasm)

5. Bekerjalah dengan prioritas yang tepat
Agar tidak terjebak dalam rutinitas kerja, biasakanlah membuat prioritas kerja setiap harinya, pekerjaan mana saja yang penting, (karena merupakan kewajiban anda), dan mendesak (harus segera diselesaikan). Disiplinkan diri untuk bekerja sesuai dengan prioritas yang telah dibuat hari itu. Itulah sebabnya anda perlu membuat secara tertulis sebuah to do list.

6. Bersikap positif terhadap tantangan kerja.
Tugas-tugas baru yang sama sekali belum pernah anda lakukan bisa membuat anda stress atau bergairah. Sedikit stres hal yang wajar dan baik karena bisa membuat anda lebih bersungguh-sungguh dalam mengerjakan sesuatu. Minimalisir stress dengan belajar dari rekan-rekan lainnya atau atasan anda. Atau cari bahan di buku, internet dll agar anda memiliki petunjuk bagaimana melakukan tugas-tugas baru tersebut.

7. Manfaatkan waktu makan siang untuk mengisi kembali mental Anda.
Manusia memiliki lapar fisik, lapar mental dan lapar rohani. Lapar fisik hanya bisa dipuaskan dengan makanan fisik. Begitu pun lapar mentak dan rohani yang hanya bisa dipuaskan dengan makanan mental dan rohani. Recharge kembali mental dan rohani kita dengan cara meluangkan waktu sejenak untuk berdoa, membaca buku saku yang positif, mendengarkan lagu yang positif, menelpon teman atau keluarga yang positif. Hindari bergosip ria!!

8. Akhiri waktu kerja anda dengan Rasa Syukur
Sebelum meninggalkan kantor, luangkan waktu sejenak untuk evaluasi diri. Apakah semua pekerjaan hari ini telah tuntas dikerjakan? Pekerjaan mana saja yang akan dilanjutkan esok hari? Lalu bersyukurlah atas kesempatan kerja hari ini yang telah dilalui sebaik-baiknya. Ingat, sukses adalah perjalanan untuk melakukan yang terbaik dan menjadi yang terbaik.

9. Luangkan waktu anda bersama orang yang anda kasihi, lakukan aktivitas yang menyenangkan.
Jangan terlalu serius dengan hidup anda – nikmatilah. Lakukan hobi selepas jam kerja, pergi jalan-jalan, berolahraga, mengunjungi teman atau sekedar menghabiskan waktu untuk nonton tivi bersama anggota keluarga yang lainnya atau menemani anak belajar kerap kali membuat kita sadar bahwa hidup ini sungguh indah.

10. Akhiri hari dengan mengucap syukur
Tidak ada seorangpun yang dapat memastikan bahwa esok kita masih hidup. Namun, hari yang telah dilalui dengan baik, terlepas dari suka-duka yang kita alami, patutlah kita syukuri. Dengan begitu, kita boleh terlelap dalam tidur malam ini karena kita tahu bahwa kita telah melakukan yang terbaik hari ini.

By Paulus Winarto. www.pauluswinarto.com

Minggu, Oktober 10, 2010

10.10.10

Angka keramat ini gak akan bisa kutemuin lagi di tahun2 yang akan datang.
Yup, karena cuma 1 kali dalam 1 tahun, jika beruntung kita bisa menemukannya.

Contohnya waktu itu tanggal keramat di bulan juli 2007. 07.07.07
naa, sekarang alhamdulillah bisa berada di tanggal 10.10.10.

Bukan sesuatu yang istimewa, hanya saja tidak ada sesuatu di dunia ini yang terjadi secara kebetulan.
Mungkin ada hikmah yang tersembunyi ya??

Dalam hatiku di tahun 09.09.09 apa iya bakal merit di tahun depan? maksudnya di tanggal yang bagus 10.10.10 ini.
Dan ternyata? what the heck?

Hari minggu yang sepi bagi ku, karena aku sendirian disini, ngerasa sunyi, berat banget deh rasanya. apalagi habis baca status anak orang yang nyumpah2in orang.. hiiy... atuuut..

Terkadang kenyataan emang pahit, tapi kebenaran lebih baik dari pada sekedar menyembunyikan kenyataan yang terkadang memuakkan.
Kalau tak sanggup, kenapa tak mengerti???
Kalau tak mampu, kenapa tak paham??
Kalau tak pandai, kenapa tak belajar??
Kalau tak punya ilmu, kenapa bicara banyak??
Kalau ragu-ragu, kenapa harus yakin??
Kalau tak bisa, kenapa tak jujur??
Kalau dipaksakan, kenapa rasanya tak indah??

Yee, memangnya ada ya jaminan kebahagiaan dalam hidup ini??
Bagaimana mau bahagia? Kalau membayangkannya saja tak pernah??
Apa yang mau kamu dapatkan dari hidup ini, haruslah diperjuangkan dengan sepenuh hati. Agar tak ada kesempatan untuk menyesal di kemudian hari.

Intinya, ketika kenyataan menghampirimu dengan sadis, biarkan lah dia berlalu, dan hela nafas kemudian lanjutkan saja perjalanan hidupmu, isi dengan sesuatu yang bermakna, dan berharga.

Karena tidak selalu orang yang egois itu jahat.
Atau orang baik tak selamanya baik.. kalau dalam hatinya terbersit niat jelek.

Kamis, Agustus 05, 2010

My business... ni lagi running fast...

Haiii Tynnimutz!
Jolly July sudah berakhir dengan Jolliscious hehe...

Buktinya??
Inilah New Achiever d'BCN bulan lalu!!

eh eh sebelumnya
Tahukah Tynnimutz, bahwa Juli kemaren
di seluruh Indonesia ada:

27 orang New Director --> 5 dari d'BCN!
1 orang New Sapphire Director --> dari d'BCN!
2 orang New Diamond Director --> 1 dari d'BCN!
1 orang New Senior Diamond Director --> dari d'BCN!

Jolly July it was!! :-)

New Senior Diamond Director
Nadia Meutia
Bonus Bulanan sekitar Rp.50jt + Cash Reward Rp.56jt!

New Diamond Director
Dini Shanti
Bonus Bulanan sekitar Rp.35jt + Cash Reward Rp.42jt!
aand..sebuah Mobil Honda New CRV!

New Shappire Director
Dhian Maysharah
Bonus Bulanan sekitar Rp.20jt + Cash Reward Rp.28jt!

New Directors
Bonus Bulanan sekitar Rp.5-7jt + Cash Reward Rp.7jt!

Archita Desia
Dina Tantri

Elysabeth Ratna K Lintang
Kris Hartanto
Kadek Anie

New Senior Manager 21%
Bonus Bulanan sekitar Rp.4jutaan

Amarillys P
Esti Handayanti
Niluh Evi Noviantini
Lisa Ameliawati
Trie Hastuty
Sinta Zarius

Slamaat yaaaa..
Sekaraang tema kita sudah berganti menjadi AWESOME AWEGUST!!
dengan dresscode bulan ini
serba serbi merah putih!



next time, I will be on the chart of honour or at least being director.
So simple, just do it..
with fun and furious..

PROMO PARIS POUCH

Tynnimutz, which is Me!!
Kumpulkan 75 BP di bulan Agustus ini
dan dapatkan Paris Cosmetic Pouch & OB Revelation Mascara...
GRATIS!


Total hadiah senilai Rp.208.000,-
Promo ini berlaku mulai 5 - 31 Agustus 2010.
*Tidak berlaku kelipatan
dan akan diperoleh pada bulan September
saat melakukan order BP pertama minimum Rp.175.000,-



Me..
I Promise to be there...

Selasa, Agustus 03, 2010

10 Pintu Setan dalam Menyesatkan Manusia

From Mulyono ildivio
Milis Kafe Muslimah


Ketahuilah bahwa hati adalah ibarat sebuah benteng. Setan sebagai musuh kita selalu ingin memasuki benteng tersebut. Setan senantiasa ingin memiliki dan menguasai benteng itu. Tidak mungkin benteng tersebut bisa terjaga selain adanya penjagaan yang ketat pada pintu-pintunya.


Pintu-pintu tersebut tidak bisa terjaga kecuali jika seseorang mengetahui pintu-pintu tadi. Setan tidak bisa terusir dari pintu tersebut kecuali jika seseorang mengetahui cara setan memasukinya. Cara setan untuk masuk dan apa saja pintu-pintu tadi adalah sifat seorang hamba dan jumlahnya amatlah banyak. Pada saat ini kami akan menunjukkan pintu-pintu tersebut yang merupakan pintu terbesar yang setan biasa memasukinya. Semoga Allah memberikan kita pemahaman dalam permasalah ini.

Pintu pertama:

Ini adalah pintu terbesar yang akan dimasuki setan yaitu hasad (dengki) dan tamak. Jika seseorang begitu tamak pada sesuatu, ketamakan tersebut akan membutakan, membuat tuli dan menggelapkan cahaya kebenaran, sehingga orang seperti ini tidak lagi mengenal jalan masuknya setan. Begitu pula jika seseorang memiliki sifat hasad, setan akan menghias-hiasi sesuatu seolah-olah menjadi baik sehingga disukai oleh syahwat padahal hal tersebut adalah sesuatu yang mungkar.


Pintu kedua:

Ini juga adalah pintu terbesar yaitu marah. Ketahuilah, marah dapat merusak akal. Jika akal lemah, pada saat ini tentara setan akan melakukan serangan dan mereka akan menertawakan manusia. Jika kondisi kita seperti ini, minta perlindunganlah pada Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا غضب الرجل فقال : أعوذ بالله سكن غضبه
“Jika seseorang marah, lalu dia mengatakan: a’udzu billah (aku berlindung pada Allah), maka akan redamlah marahnya.” (As Silsilah Ash Shohihah no. 1376. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)


Pintu ketiga:

Yaitu sangat suka menghias-hiasi tempat tinggal, pakaian dan segala perabot yang ada. Orang seperti ini sungguh akan sangat merugi karena umurnya hanya dihabiskan untuk tujuan ini.


Pintu keempat:

Yaitu kenyang karena telah menyantap banyak makanan. Keadaan seperti ini akan menguatkan syahwat dan melemahkan untuk melakukan ketaatan pada Allah. Kerugian lainnya akan dia dapatkan di akhirat sebagaimana dalam hadits:

فَإِنَّ أَكْثَرَهُمْ شِبَعًا فِى الدُّنْيَا أَطْوَلُهُمْ جُوعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Sesungguhnya orang yang lebih sering kenyang di dunia, dialah yang akan sering lapar di hari kiamat nanti.” (HR. Tirmidzi. Dalam As Silsilah Ash Shohihah, Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)


Pintu kelima:

Yaitu tamak pada orang lain. Jika seseorang memiliki sifat seperti ini, maka dia akan berlebih-lebihan memuji orang tersebut padahal orang itu tidak memiliki sifat seperti yang ada pada pujiannya. Akhirnya, dia akan mencari muka di hadapannya, tidak mau memerintahkan orang yang disanjung tadi pada kebajikan dan tidak mau melarangnya dari kemungkaran.


Pinta keenam:

Yaitu sifat selalu tergesa-gesa dan tidak mau bersabar untuk perlahan-lahan. Padahal terdapat sebuah hadits dari Anas, di mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

التَّأَنيِّ مِنَ اللهِ وَ العُجْلَةُ مِنَ الشَّيْطَانِ
“Sifat perlahan-lahan (sabar) berasal dari Allah. Sedangkan sifat ingin tergesa-gesa itu berasal dari setan.” (Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam musnadnya dan Baihaqi dalam Sunanul Qubro. Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shoghir mengatakan bahwa hadits ini hasan)


Pintu ketujuh:

Yaitu cinta harta. Sifat seperti ini akan membuat berusaha mencari harta bagaimana pun caranya. Sifat ini akan membuat seseorang menjadi bakhil (kikir), takut miskin dan tidak mau melakukan kewajiban yang berkaitan dengan harta.


Pintu kedelapan:

Yaitu mengajak orang awam supaya ta’ashub (fanatik) pada madzhab atau golongan tertentu, tidak mau beramal selain dari yang diajarkan dalam madzhab atau golongannya.


Pintu kesembilan:

Yaitu mengajak orang awam untuk memikirkan hakekat (kaifiyah) dzat dan sifat Allah yang sulit digapai oleh akal mereka sehingga membuat mereka menjadi ragu dalam masalah paling urgen dalam agama ini yaitu masalah aqidah.


Pintu kesepuluh:

Yaitu selalu berburuk sangka terhadap muslim lainnya. Jika seseorang selalu berburuk sangka (bersu’uzhon) pada muslim lainnya, pasti dia akan selalu merendahkannya dan selalu merasa lebih baik darinya. Seharusnya seorang mukmin selalu mencari udzur dari saudaranya. Berbeda dengan orang munafik yang selalu mencari-cari ‘aib orang lain.

Semoga kita dapat mengetahui pintu-pintu ini dan semoga kita diberi taufik oleh Allah untuk menjauhinya.

10 Pintu Setan dalam Menyesatkan Manusia

From Mulyono ildivio
Milis Kafe Muslimah


Ketahuilah bahwa hati adalah ibarat sebuah benteng. Setan sebagai musuh kita selalu ingin memasuki benteng tersebut. Setan senantiasa ingin memiliki dan menguasai benteng itu. Tidak mungkin benteng tersebut bisa terjaga selain adanya penjagaan yang ketat pada pintu-pintunya.


Pintu-pintu tersebut tidak bisa terjaga kecuali jika seseorang mengetahui pintu-pintu tadi. Setan tidak bisa terusir dari pintu tersebut kecuali jika seseorang mengetahui cara setan memasukinya. Cara setan untuk masuk dan apa saja pintu-pintu tadi adalah sifat seorang hamba dan jumlahnya amatlah banyak. Pada saat ini kami akan menunjukkan pintu-pintu tersebut yang merupakan pintu terbesar yang setan biasa memasukinya. Semoga Allah memberikan kita pemahaman dalam permasalah ini.

Pintu pertama:

Ini adalah pintu terbesar yang akan dimasuki setan yaitu hasad (dengki) dan tamak. Jika seseorang begitu tamak pada sesuatu, ketamakan tersebut akan membutakan, membuat tuli dan menggelapkan cahaya kebenaran, sehingga orang seperti ini tidak lagi mengenal jalan masuknya setan. Begitu pula jika seseorang memiliki sifat hasad, setan akan menghias-hiasi sesuatu seolah-olah menjadi baik sehingga disukai oleh syahwat padahal hal tersebut adalah sesuatu yang mungkar.


Pintu kedua:

Ini juga adalah pintu terbesar yaitu marah. Ketahuilah, marah dapat merusak akal. Jika akal lemah, pada saat ini tentara setan akan melakukan serangan dan mereka akan menertawakan manusia. Jika kondisi kita seperti ini, minta perlindunganlah pada Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا غضب الرجل فقال : أعوذ بالله سكن غضبه
“Jika seseorang marah, lalu dia mengatakan: a’udzu billah (aku berlindung pada Allah), maka akan redamlah marahnya.” (As Silsilah Ash Shohihah no. 1376. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)


Pintu ketiga:

Yaitu sangat suka menghias-hiasi tempat tinggal, pakaian dan segala perabot yang ada. Orang seperti ini sungguh akan sangat merugi karena umurnya hanya dihabiskan untuk tujuan ini.


Pintu keempat:

Yaitu kenyang karena telah menyantap banyak makanan. Keadaan seperti ini akan menguatkan syahwat dan melemahkan untuk melakukan ketaatan pada Allah. Kerugian lainnya akan dia dapatkan di akhirat sebagaimana dalam hadits:

فَإِنَّ أَكْثَرَهُمْ شِبَعًا فِى الدُّنْيَا أَطْوَلُهُمْ جُوعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Sesungguhnya orang yang lebih sering kenyang di dunia, dialah yang akan sering lapar di hari kiamat nanti.” (HR. Tirmidzi. Dalam As Silsilah Ash Shohihah, Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)


Pintu kelima:

Yaitu tamak pada orang lain. Jika seseorang memiliki sifat seperti ini, maka dia akan berlebih-lebihan memuji orang tersebut padahal orang itu tidak memiliki sifat seperti yang ada pada pujiannya. Akhirnya, dia akan mencari muka di hadapannya, tidak mau memerintahkan orang yang disanjung tadi pada kebajikan dan tidak mau melarangnya dari kemungkaran.


Pinta keenam:

Yaitu sifat selalu tergesa-gesa dan tidak mau bersabar untuk perlahan-lahan. Padahal terdapat sebuah hadits dari Anas, di mana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

التَّأَنيِّ مِنَ اللهِ وَ العُجْلَةُ مِنَ الشَّيْطَانِ
“Sifat perlahan-lahan (sabar) berasal dari Allah. Sedangkan sifat ingin tergesa-gesa itu berasal dari setan.” (Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Ya’la dalam musnadnya dan Baihaqi dalam Sunanul Qubro. Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shoghir mengatakan bahwa hadits ini hasan)


Pintu ketujuh:

Yaitu cinta harta. Sifat seperti ini akan membuat berusaha mencari harta bagaimana pun caranya. Sifat ini akan membuat seseorang menjadi bakhil (kikir), takut miskin dan tidak mau melakukan kewajiban yang berkaitan dengan harta.


Pintu kedelapan:

Yaitu mengajak orang awam supaya ta’ashub (fanatik) pada madzhab atau golongan tertentu, tidak mau beramal selain dari yang diajarkan dalam madzhab atau golongannya.


Pintu kesembilan:

Yaitu mengajak orang awam untuk memikirkan hakekat (kaifiyah) dzat dan sifat Allah yang sulit digapai oleh akal mereka sehingga membuat mereka menjadi ragu dalam masalah paling urgen dalam agama ini yaitu masalah aqidah.


Pintu kesepuluh:

Yaitu selalu berburuk sangka terhadap muslim lainnya. Jika seseorang selalu berburuk sangka (bersu’uzhon) pada muslim lainnya, pasti dia akan selalu merendahkannya dan selalu merasa lebih baik darinya. Seharusnya seorang mukmin selalu mencari udzur dari saudaranya. Berbeda dengan orang munafik yang selalu mencari-cari ‘aib orang lain.

Semoga kita dapat mengetahui pintu-pintu ini dan semoga kita diberi taufik oleh Allah untuk menjauhinya.

Aku Selalu Lalai dari 3 Nikmat Ini

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan bahwa nikmat itu ada 3 macam..
Pertama, adalah nikmat yang nampak di mata hamba.
Kedua, adalah nikmat yang diharapkan kehadirannya.
Ketiga, adalah nikmat yang tidak dirasakan.



Itulah nikmat yang sering kita lupakan. Kita mungkin hanya tahu berbagai nikmat yang ada di hadapan kita, semisal rumah yang mewah, motor yang bagus, dsb. Begitu juga kita senantiasa mengharapkan nikmat lainnya semacam berharap agar tetap istiqomah dalam agama ini, bahagia di masa mendatang, hidup berkecukupan nantinya, dsb.


Namun, ada pula nikmat yang mungkin tidak kita rasakan, padahal itu juga nikmat.

Ibnul Qoyyim menceritakan bahwa ada seorang Arab menemui Amirul Mukminin Ar Rosyid. Orang itu berkata, “Wahai Amirul Mukminin. Semoga Allah senantiasa memberikanmu nikmat dan mengokohkanmu untuk mensyukurinya. Semoga Allah juga memberikan nikmat yang engkau harap-harap dengan engkau berprasangka baik pada-Nya dan kontinu dalam melakukan ketaatan pada-Nya. Semoga Allah juga menampakkan nikmat yang ada padamu namun tidak engkau rasakan, semoga juga engkau mensyukurinya.” Ar Rosyid terkagum-kagum dengan ucapan orang ini. Lantas beliau berkata, “Sungguh bagus pembagian nikmat menurutmu tadi.”



Semoga kita termasuk orang yang mensyukuri tiga macam nikmat ini.

Copas dari Kafe Muslimah.
Mulyono divo

tynn : Hari ini aku mengucap syukur Alhamdulillah, karena uda diberi kesehatan dan akal budi pikiran, Alhamdulillah...

Aku Tanpa Tipi

Aku tanpa tipi..

Gag bisa nonton spongebob squarepants..
Gag bisa nonton sinchan,
Gag bisa nonton Infotainment yang nggosipin semua orang kecuali dirinya..
Gag bisa baring-baring mlungker tiap kali nonton tipi...
Gag bisa nonton berita banjir, kecelakaan, kemalingan, dan lain-lain..


Aku tanpa tipi...
ternyata baik-baik saja,
bisa tertawa,
bisa juga sedih..
bisa juga tau info terbaru, walaupun bukan yang teranyar,
bisa juga berteman dengan temen-temen senasib yang tanpa tipi... hehe..
bisa juga online aja ngecek status temen-temen,
bisa juga tau kabar berita di luar sana

Aku tanpa tipi..
Eh, malah hobi nonton dvd..
Eh, bisa bikin resensi film
Eh, tambah waktu buat baca,
Eh, scanning ku nambah cepat..
Eh, still baik-baik saja..

Minggu, April 25, 2010

from milis kafe muslimah niih..

Jangan Ceroboh Memilih Jodoh
Indah suaranya, belum tentu elok rupanya. Semakin tinggi gelarnya, juga belum tentu tinggi ilmu agama atau akhlaknya

Kapan kalian menikah, kapan punya anak, kapan punya adik?” Demikian salah satu bunyi iklan KB di TV. Sudah menjadi fitrah, jika manusia memiliki rasa mencintai terhadap lawan jenisnya. Laki-laki mencintai wanita, begitu pula sebaliknya, wanita mencintai laki-laki.

Yang tidak fitrah, jika ia mencintai sesama jenis. Karena hal ini telah menjadi naluri, mau-tidak mau, ia pun harus memenuhi kebutuhannya. Kalau tidak, justru akan berdampak buruk pada diri sendiri, dan tentu saja terhadap keeksistensian manusia. Karena itu, biasanya, pertanyaan-pertanya an seperti iklan itu selalu hadir pada setiap orang, mana-kala ia telah mengalami cukup umur untuk itu.

Secara umum, semua orang pasti menginginkan pendamping yang mampu memberikannya kebahagiaan. Dan seiring dengan perkembangan zaman (teknologi dan informasi), berbagai acara dimunculkan sebagai media penghantar, yang memfasilitasi tercapainya tujuan tersebut. Sebagai contoh, acara gelar jodoh di sebuah stasiun TV semarak pengikut.

Ada juga, SMS jodoh. Tinggal ketik “REG (spasi) Jodoh dan kirim ke ….” Maka secara spontanitas, ciri/tipe pasangan yang cocok bagi pemirsa yang sedang berkelana mencari pasangan, akan muncul. Gaung bersambut, acara sejenis ini, banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia.

Pertanyaannya, benarkah cara-cara demikian akan menghasilkan pasangan yang akan memberi kebahagiaan seperti yang didamba-dambakan? Lalu, bagaimana sebenarnya tipe pasangan yang bisa menghantarkan kepada kebahagiaan hakiki itu?

Nikah Sebagai Ibadah

Islam adalah agama yang sempurna, yang mengatur kehidupan manusia secara proporsional, sehingga tidak satu pun ajaran yang telah ditetapkannya, kecuali membawa kemaslahatan bagi manusia itu sendiri. Sebagai makhluk biologis, sudah barangtentu mereka (manusia) membutuhkan pasangan hidup, untuk melampiaskan hasrat birahinya.

Dan demi kebaikan tatanan manusia, baik secara individu ataupun jama’ah, syari’ah atau sosial, Islam menganjurkan kepada bani Adam untuk menikah, sebagai sarana yang suci, yang diberkahi, dalam menyalurkan naluri biologisnya tersebut. Selain itu, ia juga menjadi sarana yang akan menjauhkan manusia dari perbuatan zina, yang mana tindakan tersebut telah diharamkan oleh Allah. "Janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan keji dan jalan yang paling buruk" (QS. Al-Israa':32) . Demikianlah ketegasan Allah, mengenai hubungan di luar nikah.

Anjuran untuk menikah, secara langsung difirmankan oleh Allah dalam Al-Quran, surat An-Nisa’ ayat 2, ”Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi....”

Sedangkan dalam hadits, Rasulullah bersanda: “Hai para pemuda! Barangsiapa di antara kamu sudah mampu kawin, maka kawinlah; karena hal itu dapat menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan.” (HR. Bukhari)

Karena menikah adalah ibadah, oleh sebab itu proses menuju ke sana juga harus berlandaskan syari’at (silakan dibuka semua kitab fikih yang membahas tentang syarat dan rukun nikah). Tidak itu saja, untuk memastikan bahwa calon pasangan kita itu merupakan tipe orang yang akan membawa keselamatan bagi keluarga di dunia dan akhirat, maka kita harus memperhatikan, kemudian malaksanakan pesan Nabi mengenai kriteria calon pasangan hidup, yang dapat membawa angin keselamatan.

Sabda beliau, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Jabir, ”Sesungguhnya Nabi Shalallahu ’alaihi wassallama, bersabda ”sesungguhnya perempuan itu dinikahi orang karena agamanya, hartanya, dan kecantikannya; maka pilihlah yang beragama.” (Riwayat Muslim dan Tirmidzi)

Melalui sabdanya ini, beliau, Rasulullah, menjelaskan secara transparan bahwa dalam memilih calon pendamping hidup, siapapun dia, tiga alasan yang menjadi standar acuan seseorang mencari pendamping hidup; kecantikan/ketampan an, kekayaan, nasab (keturunan), dan agama.

Bagi mereka yang normal, tentu sangat mengharapkan kalau calon pasangannya itu, merupakan perpaduan dari tiga unsur ini. Siapa yang tidak bangga memiliki pendamping yang shaleh/shalehah, tampan/cantik, lagi tajir. Akan tergambar begitu indahnya mahligai rumah tangga masa depan, yang dibangun dengan berpondasikan keimanan, serta dihiasai oleh kecantikan dan kemewahan. Terbayang jelas di pelupuk mata, betapa indahnya surga dunia yang akan mereka lalui berdua bersama anak-anak keturunan mereka mendatang.

Masalahnya, manakah yang harus diprioritaskan, ketika kita ditemukan dengan mereka yang tidak memenuhi tiga standart di atas? Karena bukan sesuatu yang mudah, untuk menemukan tipe macam ini. Jawabannya, perhatikanlah kalimat terakhir dari sabda Nabi di atas, ”Maka pilihlah yang beragama”.

”Wanita itu dinikahi karena empat hal, karena hartanya, karena kecantikannya, karena nasabnya, karena agamanya. Maka pilihlah alasan menikahinya karena agamanya. Kalau tidak maka rugilah engkau,” demikian sabda Nabi.

Jelas sudah, seberapapun elok, cantik, tampan, paras calon pasangan kita, dan setinggi apapun gundukan permata dan berlian yang menumpuk di rumahnya, tetapi ketika nilai-nilai keagamaan tidak terpancar dari jiwanya, maka tetap agama menjadi prioritas utama.

Model pilihan macam ini harus kita hindari, sebab bisa jadi, wajah nan cantik/tampan bak sinar rembulan di tengah gelapnya malam, harta yang berlimpah ruah hingga tak terhitung jumlahnya, justru menjadi momok penghancur mahligai rumah tangga, karena kesombongan diri terhadap apa yang mereka miliki. Sungguh hamba sahaya yang hitam kelam lagi beriman, takut kepada Allah dan Rosul-Nya, lebih baik dari mereka tersebut.

Rasulullah mengingatkan kita melalui sabdanya:

”Janganlah kamu menikahi perempuan karena kecantikannya, mungkin kecantikan itu akan membawa kerusakan bagi diri mereka sendiri. Dan janganlah kamu menikahi karena mengharap harta mereka, mungkin hartanya itu menyebabkan mereka sombong, tetapi nikahilah mereka atas dasar agama. Dan sesungguhnya hamba sahaya yang hitam lebih baik, asal ia beragama,” (Riwayat Baihaqi)

Lebih tegas lagi, dalam sabdanya yang lain Rasulullah menjelaskan, ”Barang siapa yang menikahi seorang perempuan karena hartanya, niscaya Allah akan melenyapkan harta dan kecantikannya. Dan barang siapa yang menikahi karena agamanya, niscaya Allah akan memberi karunia kepadanya dengan harta dan kecantikannya.” (Al- Hadits)

Mereka Perhiasan Dunia

Kasus perceraian artis karena skandal perselingkuhan, sudah menjadi rahasia umum. Betapa sakitnya perasaan salah satu pihak, mengetahui kalau istri/suaminya, bergandengan mesra dengan orang lain. Hal tersebut tidak mungkin terjadi, sekiranya kedua belah pihak benar-benar faqih fiddien (faham agama).

Si suami, misalnya, tidak mungkin berselingkuh ketika ia bertugas di luar rumah, karena dia faham akan syari’at. Lebih-lebih, ketika ia mengingat, bagaimana si istri melayaninya dengan begitu baik, mendidik anak tanpa kenal lelah, menjaga harta dengan amanah, mengingatkan ketika dia lalai, memberi motivasi ketika semangat turun, dan sebagainya, dan sebagainya.

Pria/wanita yang menjadikan syariat sebagai landasan hidupnya, menjadi pegangan dalam bekerja di manapun berada. Selain itu, akan lebih mudah baginya, mendepak godaan dari luar. Bayangkan, sekiranya ada suami tak tunduk syariat, juga ada istrinya tidak bisa menjaga hijabnya, istri tidak taat kepada suami? Pasti kesempatan buruk sangat terbuka lebar. Dan contoh yang demikian itu, bisa kita ambil sampelnya dari kasus perceraian para selebritis.

Suami yang saleh --yang taat kepada Allah dan Rosul-Nya-- ia akan senantiasa menenangkan hati dan menentramkan jiwa istrinya. Begitu sebaliknya. Istri yang beriman, ia senantiasa menjaga harta dan dirinya di kala suami tak ada di rumah. Hal ini sejalan lurus dengan sabda Rosulullah, ”Sebaik-baik perempuan yang apabila engkau memandangnya, ia menyenangkanmu; dan jika engkau menyuruhnya, diturutnya perintahmu; dan jika engkau bepergian, dipeliharanya hartamu dan dijaganya kehormatanya.”

Betapa banyak artis yang lebih memilih “kembali ke panggung” untuk mencari ketenaran dibanding menjaga rumah-tangganya di rumah? Tak sedikit di antara mereka bahkan rela memilih cerai daripada kehilangan ketenaran yang pernah diraihnya.

Apakah tipe seperti ini yang sedang Anda cari? Tentu tidak. Lantas wanita yang bagaimanakah yang mampu mencerminkan sosok di atas ini? Tidak lain, hanya mereka yang faham akan agama, karena dengan faham agama, mereka akan mengerti akan tugas-tugas sebagai istri terhadap suami.

”Sebab itu maka wanita yang salehah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri sepeninggal suaminya karena Allah telah memelihara,” terang Allah dalam surat An-Nisa’, ayat 34, mengenai keutamaan wanita salehah.

Trik Syar’i

Islam adalah agama yang memberi solusi. Begitu pula dengan permasalahan di atas. Al-Quran telah menyodorkan rahasianya kepada kaum muslimin, sehingga mampu mendapatkan pasangan, yang sesuai dengan kriteria di atas, tanpa harus melanggar syari’at, seperti, berkhalwat, dan sejenisnya. Lalu apa rahasianya?

Allah menerangkan dalam Al-Quran :

”Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji, untuk perempuan-perempuan yang keji pula (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik, untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untu perempuan-perempuan yang baik (pula)...... ....” (An-Nur 26).

Mustahil akan ditemukan yang saleh/salehah, jika seseorang mencarinya di tempat-tempat yang tidak baik dan dengan cara yang tidak diridai Allah dan Rasul-Nya. Pasangan yang mulia tak mungkin didapatkan dengan ramalan dukun, atau mengikuti anjuran TV dengan ikut reg_spasi. Akan lebih mudah dengan memperbaiki diri dengan sempurna mungkin, maka jodoh yang sempurna itu akan tiba. Dalam kata lain, jodohnya tergantung kepada kepribadiannya. Ketika kepribadiannya baik, maka, ia pun akan mendapatkan yang terbaik, ketika kepribadiannya buruk, ia pun akan mendapatkan yang setimpal.

Kesimpulannya, mencari pasangan hidup, bukan seperti seseorang yang membeli kucing di dalam karung. Sebab, indah suaranya, belum tentu elok rupanya. Semakin tinggi gelarnya, juga belum tentu tinggi ilmu agama atau akhlaknya. Sekali lagi, “Jangan ceroboh dalam mencari jodoh, sebab ia merupakan salah satu penentu dari kebahagiaan Anda!”

Wallahu 'alam bis-shawab.

My bizniz

banner daftar

Find this

Follow Me