Jangan Ceroboh Memilih Jodoh
Indah suaranya, belum tentu elok rupanya. Semakin tinggi gelarnya, juga belum tentu tinggi ilmu agama atau akhlaknya
Kapan kalian menikah, kapan punya anak, kapan punya adik?” Demikian salah satu bunyi iklan KB di TV. Sudah menjadi fitrah, jika manusia memiliki rasa mencintai terhadap lawan jenisnya. Laki-laki mencintai wanita, begitu pula sebaliknya, wanita mencintai laki-laki.
Yang tidak fitrah, jika ia mencintai sesama jenis. Karena hal ini telah menjadi naluri, mau-tidak mau, ia pun harus memenuhi kebutuhannya. Kalau tidak, justru akan berdampak buruk pada diri sendiri, dan tentu saja terhadap keeksistensian manusia. Karena itu, biasanya, pertanyaan-pertanya an seperti iklan itu selalu hadir pada setiap orang, mana-kala ia telah mengalami cukup umur untuk itu.
Secara umum, semua orang pasti menginginkan pendamping yang mampu memberikannya kebahagiaan. Dan seiring dengan perkembangan zaman (teknologi dan informasi), berbagai acara dimunculkan sebagai media penghantar, yang memfasilitasi tercapainya tujuan tersebut. Sebagai contoh, acara gelar jodoh di sebuah stasiun TV semarak pengikut.
Ada juga, SMS jodoh. Tinggal ketik “REG (spasi) Jodoh dan kirim ke ….” Maka secara spontanitas, ciri/tipe pasangan yang cocok bagi pemirsa yang sedang berkelana mencari pasangan, akan muncul. Gaung bersambut, acara sejenis ini, banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia.
Pertanyaannya, benarkah cara-cara demikian akan menghasilkan pasangan yang akan memberi kebahagiaan seperti yang didamba-dambakan? Lalu, bagaimana sebenarnya tipe pasangan yang bisa menghantarkan kepada kebahagiaan hakiki itu?
Nikah Sebagai Ibadah
Islam adalah agama yang sempurna, yang mengatur kehidupan manusia secara proporsional, sehingga tidak satu pun ajaran yang telah ditetapkannya, kecuali membawa kemaslahatan bagi manusia itu sendiri. Sebagai makhluk biologis, sudah barangtentu mereka (manusia) membutuhkan pasangan hidup, untuk melampiaskan hasrat birahinya.
Dan demi kebaikan tatanan manusia, baik secara individu ataupun jama’ah, syari’ah atau sosial, Islam menganjurkan kepada bani Adam untuk menikah, sebagai sarana yang suci, yang diberkahi, dalam menyalurkan naluri biologisnya tersebut. Selain itu, ia juga menjadi sarana yang akan menjauhkan manusia dari perbuatan zina, yang mana tindakan tersebut telah diharamkan oleh Allah. "Janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan keji dan jalan yang paling buruk" (QS. Al-Israa':32) . Demikianlah ketegasan Allah, mengenai hubungan di luar nikah.
Anjuran untuk menikah, secara langsung difirmankan oleh Allah dalam Al-Quran, surat An-Nisa’ ayat 2, ”Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi....”
Sedangkan dalam hadits, Rasulullah bersanda: “Hai para pemuda! Barangsiapa di antara kamu sudah mampu kawin, maka kawinlah; karena hal itu dapat menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan.” (HR. Bukhari)
Karena menikah adalah ibadah, oleh sebab itu proses menuju ke sana juga harus berlandaskan syari’at (silakan dibuka semua kitab fikih yang membahas tentang syarat dan rukun nikah). Tidak itu saja, untuk memastikan bahwa calon pasangan kita itu merupakan tipe orang yang akan membawa keselamatan bagi keluarga di dunia dan akhirat, maka kita harus memperhatikan, kemudian malaksanakan pesan Nabi mengenai kriteria calon pasangan hidup, yang dapat membawa angin keselamatan.
Sabda beliau, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Jabir, ”Sesungguhnya Nabi Shalallahu ’alaihi wassallama, bersabda ”sesungguhnya perempuan itu dinikahi orang karena agamanya, hartanya, dan kecantikannya; maka pilihlah yang beragama.” (Riwayat Muslim dan Tirmidzi)
Melalui sabdanya ini, beliau, Rasulullah, menjelaskan secara transparan bahwa dalam memilih calon pendamping hidup, siapapun dia, tiga alasan yang menjadi standar acuan seseorang mencari pendamping hidup; kecantikan/ketampan an, kekayaan, nasab (keturunan), dan agama.
Bagi mereka yang normal, tentu sangat mengharapkan kalau calon pasangannya itu, merupakan perpaduan dari tiga unsur ini. Siapa yang tidak bangga memiliki pendamping yang shaleh/shalehah, tampan/cantik, lagi tajir. Akan tergambar begitu indahnya mahligai rumah tangga masa depan, yang dibangun dengan berpondasikan keimanan, serta dihiasai oleh kecantikan dan kemewahan. Terbayang jelas di pelupuk mata, betapa indahnya surga dunia yang akan mereka lalui berdua bersama anak-anak keturunan mereka mendatang.
Masalahnya, manakah yang harus diprioritaskan, ketika kita ditemukan dengan mereka yang tidak memenuhi tiga standart di atas? Karena bukan sesuatu yang mudah, untuk menemukan tipe macam ini. Jawabannya, perhatikanlah kalimat terakhir dari sabda Nabi di atas, ”Maka pilihlah yang beragama”.
”Wanita itu dinikahi karena empat hal, karena hartanya, karena kecantikannya, karena nasabnya, karena agamanya. Maka pilihlah alasan menikahinya karena agamanya. Kalau tidak maka rugilah engkau,” demikian sabda Nabi.
Jelas sudah, seberapapun elok, cantik, tampan, paras calon pasangan kita, dan setinggi apapun gundukan permata dan berlian yang menumpuk di rumahnya, tetapi ketika nilai-nilai keagamaan tidak terpancar dari jiwanya, maka tetap agama menjadi prioritas utama.
Model pilihan macam ini harus kita hindari, sebab bisa jadi, wajah nan cantik/tampan bak sinar rembulan di tengah gelapnya malam, harta yang berlimpah ruah hingga tak terhitung jumlahnya, justru menjadi momok penghancur mahligai rumah tangga, karena kesombongan diri terhadap apa yang mereka miliki. Sungguh hamba sahaya yang hitam kelam lagi beriman, takut kepada Allah dan Rosul-Nya, lebih baik dari mereka tersebut.
Rasulullah mengingatkan kita melalui sabdanya:
”Janganlah kamu menikahi perempuan karena kecantikannya, mungkin kecantikan itu akan membawa kerusakan bagi diri mereka sendiri. Dan janganlah kamu menikahi karena mengharap harta mereka, mungkin hartanya itu menyebabkan mereka sombong, tetapi nikahilah mereka atas dasar agama. Dan sesungguhnya hamba sahaya yang hitam lebih baik, asal ia beragama,” (Riwayat Baihaqi)
Lebih tegas lagi, dalam sabdanya yang lain Rasulullah menjelaskan, ”Barang siapa yang menikahi seorang perempuan karena hartanya, niscaya Allah akan melenyapkan harta dan kecantikannya. Dan barang siapa yang menikahi karena agamanya, niscaya Allah akan memberi karunia kepadanya dengan harta dan kecantikannya.” (Al- Hadits)
Mereka Perhiasan Dunia
Kasus perceraian artis karena skandal perselingkuhan, sudah menjadi rahasia umum. Betapa sakitnya perasaan salah satu pihak, mengetahui kalau istri/suaminya, bergandengan mesra dengan orang lain. Hal tersebut tidak mungkin terjadi, sekiranya kedua belah pihak benar-benar faqih fiddien (faham agama).
Si suami, misalnya, tidak mungkin berselingkuh ketika ia bertugas di luar rumah, karena dia faham akan syari’at. Lebih-lebih, ketika ia mengingat, bagaimana si istri melayaninya dengan begitu baik, mendidik anak tanpa kenal lelah, menjaga harta dengan amanah, mengingatkan ketika dia lalai, memberi motivasi ketika semangat turun, dan sebagainya, dan sebagainya.
Pria/wanita yang menjadikan syariat sebagai landasan hidupnya, menjadi pegangan dalam bekerja di manapun berada. Selain itu, akan lebih mudah baginya, mendepak godaan dari luar. Bayangkan, sekiranya ada suami tak tunduk syariat, juga ada istrinya tidak bisa menjaga hijabnya, istri tidak taat kepada suami? Pasti kesempatan buruk sangat terbuka lebar. Dan contoh yang demikian itu, bisa kita ambil sampelnya dari kasus perceraian para selebritis.
Suami yang saleh --yang taat kepada Allah dan Rosul-Nya-- ia akan senantiasa menenangkan hati dan menentramkan jiwa istrinya. Begitu sebaliknya. Istri yang beriman, ia senantiasa menjaga harta dan dirinya di kala suami tak ada di rumah. Hal ini sejalan lurus dengan sabda Rosulullah, ”Sebaik-baik perempuan yang apabila engkau memandangnya, ia menyenangkanmu; dan jika engkau menyuruhnya, diturutnya perintahmu; dan jika engkau bepergian, dipeliharanya hartamu dan dijaganya kehormatanya.”
Betapa banyak artis yang lebih memilih “kembali ke panggung” untuk mencari ketenaran dibanding menjaga rumah-tangganya di rumah? Tak sedikit di antara mereka bahkan rela memilih cerai daripada kehilangan ketenaran yang pernah diraihnya.
Apakah tipe seperti ini yang sedang Anda cari? Tentu tidak. Lantas wanita yang bagaimanakah yang mampu mencerminkan sosok di atas ini? Tidak lain, hanya mereka yang faham akan agama, karena dengan faham agama, mereka akan mengerti akan tugas-tugas sebagai istri terhadap suami.
”Sebab itu maka wanita yang salehah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri sepeninggal suaminya karena Allah telah memelihara,” terang Allah dalam surat An-Nisa’, ayat 34, mengenai keutamaan wanita salehah.
Trik Syar’i
Islam adalah agama yang memberi solusi. Begitu pula dengan permasalahan di atas. Al-Quran telah menyodorkan rahasianya kepada kaum muslimin, sehingga mampu mendapatkan pasangan, yang sesuai dengan kriteria di atas, tanpa harus melanggar syari’at, seperti, berkhalwat, dan sejenisnya. Lalu apa rahasianya?
Allah menerangkan dalam Al-Quran :
”Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji, untuk perempuan-perempuan yang keji pula (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik, untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untu perempuan-perempuan yang baik (pula)...... ....” (An-Nur 26).
Mustahil akan ditemukan yang saleh/salehah, jika seseorang mencarinya di tempat-tempat yang tidak baik dan dengan cara yang tidak diridai Allah dan Rasul-Nya. Pasangan yang mulia tak mungkin didapatkan dengan ramalan dukun, atau mengikuti anjuran TV dengan ikut reg_spasi. Akan lebih mudah dengan memperbaiki diri dengan sempurna mungkin, maka jodoh yang sempurna itu akan tiba. Dalam kata lain, jodohnya tergantung kepada kepribadiannya. Ketika kepribadiannya baik, maka, ia pun akan mendapatkan yang terbaik, ketika kepribadiannya buruk, ia pun akan mendapatkan yang setimpal.
Kesimpulannya, mencari pasangan hidup, bukan seperti seseorang yang membeli kucing di dalam karung. Sebab, indah suaranya, belum tentu elok rupanya. Semakin tinggi gelarnya, juga belum tentu tinggi ilmu agama atau akhlaknya. Sekali lagi, “Jangan ceroboh dalam mencari jodoh, sebab ia merupakan salah satu penentu dari kebahagiaan Anda!”
Wallahu 'alam bis-shawab.
Minggu, April 25, 2010
from milis kafe muslimah niih..
Jangan Ceroboh Memilih Jodoh
Indah suaranya, belum tentu elok rupanya. Semakin tinggi gelarnya, juga belum tentu tinggi ilmu agama atau akhlaknya
Kapan kalian menikah, kapan punya anak, kapan punya adik?” Demikian salah satu bunyi iklan KB di TV. Sudah menjadi fitrah, jika manusia memiliki rasa mencintai terhadap lawan jenisnya. Laki-laki mencintai wanita, begitu pula sebaliknya, wanita mencintai laki-laki.
Yang tidak fitrah, jika ia mencintai sesama jenis. Karena hal ini telah menjadi naluri, mau-tidak mau, ia pun harus memenuhi kebutuhannya. Kalau tidak, justru akan berdampak buruk pada diri sendiri, dan tentu saja terhadap keeksistensian manusia. Karena itu, biasanya, pertanyaan-pertanya an seperti iklan itu selalu hadir pada setiap orang, mana-kala ia telah mengalami cukup umur untuk itu.
Secara umum, semua orang pasti menginginkan pendamping yang mampu memberikannya kebahagiaan. Dan seiring dengan perkembangan zaman (teknologi dan informasi), berbagai acara dimunculkan sebagai media penghantar, yang memfasilitasi tercapainya tujuan tersebut. Sebagai contoh, acara gelar jodoh di sebuah stasiun TV semarak pengikut.
Ada juga, SMS jodoh. Tinggal ketik “REG (spasi) Jodoh dan kirim ke ….” Maka secara spontanitas, ciri/tipe pasangan yang cocok bagi pemirsa yang sedang berkelana mencari pasangan, akan muncul. Gaung bersambut, acara sejenis ini, banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia.
Pertanyaannya, benarkah cara-cara demikian akan menghasilkan pasangan yang akan memberi kebahagiaan seperti yang didamba-dambakan? Lalu, bagaimana sebenarnya tipe pasangan yang bisa menghantarkan kepada kebahagiaan hakiki itu?
Nikah Sebagai Ibadah
Islam adalah agama yang sempurna, yang mengatur kehidupan manusia secara proporsional, sehingga tidak satu pun ajaran yang telah ditetapkannya, kecuali membawa kemaslahatan bagi manusia itu sendiri. Sebagai makhluk biologis, sudah barangtentu mereka (manusia) membutuhkan pasangan hidup, untuk melampiaskan hasrat birahinya.
Dan demi kebaikan tatanan manusia, baik secara individu ataupun jama’ah, syari’ah atau sosial, Islam menganjurkan kepada bani Adam untuk menikah, sebagai sarana yang suci, yang diberkahi, dalam menyalurkan naluri biologisnya tersebut. Selain itu, ia juga menjadi sarana yang akan menjauhkan manusia dari perbuatan zina, yang mana tindakan tersebut telah diharamkan oleh Allah. "Janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan keji dan jalan yang paling buruk" (QS. Al-Israa':32) . Demikianlah ketegasan Allah, mengenai hubungan di luar nikah.
Anjuran untuk menikah, secara langsung difirmankan oleh Allah dalam Al-Quran, surat An-Nisa’ ayat 2, ”Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi....”
Sedangkan dalam hadits, Rasulullah bersanda: “Hai para pemuda! Barangsiapa di antara kamu sudah mampu kawin, maka kawinlah; karena hal itu dapat menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan.” (HR. Bukhari)
Karena menikah adalah ibadah, oleh sebab itu proses menuju ke sana juga harus berlandaskan syari’at (silakan dibuka semua kitab fikih yang membahas tentang syarat dan rukun nikah). Tidak itu saja, untuk memastikan bahwa calon pasangan kita itu merupakan tipe orang yang akan membawa keselamatan bagi keluarga di dunia dan akhirat, maka kita harus memperhatikan, kemudian malaksanakan pesan Nabi mengenai kriteria calon pasangan hidup, yang dapat membawa angin keselamatan.
Sabda beliau, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Jabir, ”Sesungguhnya Nabi Shalallahu ’alaihi wassallama, bersabda ”sesungguhnya perempuan itu dinikahi orang karena agamanya, hartanya, dan kecantikannya; maka pilihlah yang beragama.” (Riwayat Muslim dan Tirmidzi)
Melalui sabdanya ini, beliau, Rasulullah, menjelaskan secara transparan bahwa dalam memilih calon pendamping hidup, siapapun dia, tiga alasan yang menjadi standar acuan seseorang mencari pendamping hidup; kecantikan/ketampan an, kekayaan, nasab (keturunan), dan agama.
Bagi mereka yang normal, tentu sangat mengharapkan kalau calon pasangannya itu, merupakan perpaduan dari tiga unsur ini. Siapa yang tidak bangga memiliki pendamping yang shaleh/shalehah, tampan/cantik, lagi tajir. Akan tergambar begitu indahnya mahligai rumah tangga masa depan, yang dibangun dengan berpondasikan keimanan, serta dihiasai oleh kecantikan dan kemewahan. Terbayang jelas di pelupuk mata, betapa indahnya surga dunia yang akan mereka lalui berdua bersama anak-anak keturunan mereka mendatang.
Masalahnya, manakah yang harus diprioritaskan, ketika kita ditemukan dengan mereka yang tidak memenuhi tiga standart di atas? Karena bukan sesuatu yang mudah, untuk menemukan tipe macam ini. Jawabannya, perhatikanlah kalimat terakhir dari sabda Nabi di atas, ”Maka pilihlah yang beragama”.
”Wanita itu dinikahi karena empat hal, karena hartanya, karena kecantikannya, karena nasabnya, karena agamanya. Maka pilihlah alasan menikahinya karena agamanya. Kalau tidak maka rugilah engkau,” demikian sabda Nabi.
Jelas sudah, seberapapun elok, cantik, tampan, paras calon pasangan kita, dan setinggi apapun gundukan permata dan berlian yang menumpuk di rumahnya, tetapi ketika nilai-nilai keagamaan tidak terpancar dari jiwanya, maka tetap agama menjadi prioritas utama.
Model pilihan macam ini harus kita hindari, sebab bisa jadi, wajah nan cantik/tampan bak sinar rembulan di tengah gelapnya malam, harta yang berlimpah ruah hingga tak terhitung jumlahnya, justru menjadi momok penghancur mahligai rumah tangga, karena kesombongan diri terhadap apa yang mereka miliki. Sungguh hamba sahaya yang hitam kelam lagi beriman, takut kepada Allah dan Rosul-Nya, lebih baik dari mereka tersebut.
Rasulullah mengingatkan kita melalui sabdanya:
”Janganlah kamu menikahi perempuan karena kecantikannya, mungkin kecantikan itu akan membawa kerusakan bagi diri mereka sendiri. Dan janganlah kamu menikahi karena mengharap harta mereka, mungkin hartanya itu menyebabkan mereka sombong, tetapi nikahilah mereka atas dasar agama. Dan sesungguhnya hamba sahaya yang hitam lebih baik, asal ia beragama,” (Riwayat Baihaqi)
Lebih tegas lagi, dalam sabdanya yang lain Rasulullah menjelaskan, ”Barang siapa yang menikahi seorang perempuan karena hartanya, niscaya Allah akan melenyapkan harta dan kecantikannya. Dan barang siapa yang menikahi karena agamanya, niscaya Allah akan memberi karunia kepadanya dengan harta dan kecantikannya.” (Al- Hadits)
Mereka Perhiasan Dunia
Kasus perceraian artis karena skandal perselingkuhan, sudah menjadi rahasia umum. Betapa sakitnya perasaan salah satu pihak, mengetahui kalau istri/suaminya, bergandengan mesra dengan orang lain. Hal tersebut tidak mungkin terjadi, sekiranya kedua belah pihak benar-benar faqih fiddien (faham agama).
Si suami, misalnya, tidak mungkin berselingkuh ketika ia bertugas di luar rumah, karena dia faham akan syari’at. Lebih-lebih, ketika ia mengingat, bagaimana si istri melayaninya dengan begitu baik, mendidik anak tanpa kenal lelah, menjaga harta dengan amanah, mengingatkan ketika dia lalai, memberi motivasi ketika semangat turun, dan sebagainya, dan sebagainya.
Pria/wanita yang menjadikan syariat sebagai landasan hidupnya, menjadi pegangan dalam bekerja di manapun berada. Selain itu, akan lebih mudah baginya, mendepak godaan dari luar. Bayangkan, sekiranya ada suami tak tunduk syariat, juga ada istrinya tidak bisa menjaga hijabnya, istri tidak taat kepada suami? Pasti kesempatan buruk sangat terbuka lebar. Dan contoh yang demikian itu, bisa kita ambil sampelnya dari kasus perceraian para selebritis.
Suami yang saleh --yang taat kepada Allah dan Rosul-Nya-- ia akan senantiasa menenangkan hati dan menentramkan jiwa istrinya. Begitu sebaliknya. Istri yang beriman, ia senantiasa menjaga harta dan dirinya di kala suami tak ada di rumah. Hal ini sejalan lurus dengan sabda Rosulullah, ”Sebaik-baik perempuan yang apabila engkau memandangnya, ia menyenangkanmu; dan jika engkau menyuruhnya, diturutnya perintahmu; dan jika engkau bepergian, dipeliharanya hartamu dan dijaganya kehormatanya.”
Betapa banyak artis yang lebih memilih “kembali ke panggung” untuk mencari ketenaran dibanding menjaga rumah-tangganya di rumah? Tak sedikit di antara mereka bahkan rela memilih cerai daripada kehilangan ketenaran yang pernah diraihnya.
Apakah tipe seperti ini yang sedang Anda cari? Tentu tidak. Lantas wanita yang bagaimanakah yang mampu mencerminkan sosok di atas ini? Tidak lain, hanya mereka yang faham akan agama, karena dengan faham agama, mereka akan mengerti akan tugas-tugas sebagai istri terhadap suami.
”Sebab itu maka wanita yang salehah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri sepeninggal suaminya karena Allah telah memelihara,” terang Allah dalam surat An-Nisa’, ayat 34, mengenai keutamaan wanita salehah.
Trik Syar’i
Islam adalah agama yang memberi solusi. Begitu pula dengan permasalahan di atas. Al-Quran telah menyodorkan rahasianya kepada kaum muslimin, sehingga mampu mendapatkan pasangan, yang sesuai dengan kriteria di atas, tanpa harus melanggar syari’at, seperti, berkhalwat, dan sejenisnya. Lalu apa rahasianya?
Allah menerangkan dalam Al-Quran :
”Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji, untuk perempuan-perempuan yang keji pula (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik, untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untu perempuan-perempuan yang baik (pula)...... ....” (An-Nur 26).
Mustahil akan ditemukan yang saleh/salehah, jika seseorang mencarinya di tempat-tempat yang tidak baik dan dengan cara yang tidak diridai Allah dan Rasul-Nya. Pasangan yang mulia tak mungkin didapatkan dengan ramalan dukun, atau mengikuti anjuran TV dengan ikut reg_spasi. Akan lebih mudah dengan memperbaiki diri dengan sempurna mungkin, maka jodoh yang sempurna itu akan tiba. Dalam kata lain, jodohnya tergantung kepada kepribadiannya. Ketika kepribadiannya baik, maka, ia pun akan mendapatkan yang terbaik, ketika kepribadiannya buruk, ia pun akan mendapatkan yang setimpal.
Kesimpulannya, mencari pasangan hidup, bukan seperti seseorang yang membeli kucing di dalam karung. Sebab, indah suaranya, belum tentu elok rupanya. Semakin tinggi gelarnya, juga belum tentu tinggi ilmu agama atau akhlaknya. Sekali lagi, “Jangan ceroboh dalam mencari jodoh, sebab ia merupakan salah satu penentu dari kebahagiaan Anda!”
Wallahu 'alam bis-shawab.
Indah suaranya, belum tentu elok rupanya. Semakin tinggi gelarnya, juga belum tentu tinggi ilmu agama atau akhlaknya
Kapan kalian menikah, kapan punya anak, kapan punya adik?” Demikian salah satu bunyi iklan KB di TV. Sudah menjadi fitrah, jika manusia memiliki rasa mencintai terhadap lawan jenisnya. Laki-laki mencintai wanita, begitu pula sebaliknya, wanita mencintai laki-laki.
Yang tidak fitrah, jika ia mencintai sesama jenis. Karena hal ini telah menjadi naluri, mau-tidak mau, ia pun harus memenuhi kebutuhannya. Kalau tidak, justru akan berdampak buruk pada diri sendiri, dan tentu saja terhadap keeksistensian manusia. Karena itu, biasanya, pertanyaan-pertanya an seperti iklan itu selalu hadir pada setiap orang, mana-kala ia telah mengalami cukup umur untuk itu.
Secara umum, semua orang pasti menginginkan pendamping yang mampu memberikannya kebahagiaan. Dan seiring dengan perkembangan zaman (teknologi dan informasi), berbagai acara dimunculkan sebagai media penghantar, yang memfasilitasi tercapainya tujuan tersebut. Sebagai contoh, acara gelar jodoh di sebuah stasiun TV semarak pengikut.
Ada juga, SMS jodoh. Tinggal ketik “REG (spasi) Jodoh dan kirim ke ….” Maka secara spontanitas, ciri/tipe pasangan yang cocok bagi pemirsa yang sedang berkelana mencari pasangan, akan muncul. Gaung bersambut, acara sejenis ini, banyak digandrungi oleh masyarakat Indonesia.
Pertanyaannya, benarkah cara-cara demikian akan menghasilkan pasangan yang akan memberi kebahagiaan seperti yang didamba-dambakan? Lalu, bagaimana sebenarnya tipe pasangan yang bisa menghantarkan kepada kebahagiaan hakiki itu?
Nikah Sebagai Ibadah
Islam adalah agama yang sempurna, yang mengatur kehidupan manusia secara proporsional, sehingga tidak satu pun ajaran yang telah ditetapkannya, kecuali membawa kemaslahatan bagi manusia itu sendiri. Sebagai makhluk biologis, sudah barangtentu mereka (manusia) membutuhkan pasangan hidup, untuk melampiaskan hasrat birahinya.
Dan demi kebaikan tatanan manusia, baik secara individu ataupun jama’ah, syari’ah atau sosial, Islam menganjurkan kepada bani Adam untuk menikah, sebagai sarana yang suci, yang diberkahi, dalam menyalurkan naluri biologisnya tersebut. Selain itu, ia juga menjadi sarana yang akan menjauhkan manusia dari perbuatan zina, yang mana tindakan tersebut telah diharamkan oleh Allah. "Janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah perbuatan keji dan jalan yang paling buruk" (QS. Al-Israa':32) . Demikianlah ketegasan Allah, mengenai hubungan di luar nikah.
Anjuran untuk menikah, secara langsung difirmankan oleh Allah dalam Al-Quran, surat An-Nisa’ ayat 2, ”Maka nikahilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi....”
Sedangkan dalam hadits, Rasulullah bersanda: “Hai para pemuda! Barangsiapa di antara kamu sudah mampu kawin, maka kawinlah; karena hal itu dapat menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan.” (HR. Bukhari)
Karena menikah adalah ibadah, oleh sebab itu proses menuju ke sana juga harus berlandaskan syari’at (silakan dibuka semua kitab fikih yang membahas tentang syarat dan rukun nikah). Tidak itu saja, untuk memastikan bahwa calon pasangan kita itu merupakan tipe orang yang akan membawa keselamatan bagi keluarga di dunia dan akhirat, maka kita harus memperhatikan, kemudian malaksanakan pesan Nabi mengenai kriteria calon pasangan hidup, yang dapat membawa angin keselamatan.
Sabda beliau, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Jabir, ”Sesungguhnya Nabi Shalallahu ’alaihi wassallama, bersabda ”sesungguhnya perempuan itu dinikahi orang karena agamanya, hartanya, dan kecantikannya; maka pilihlah yang beragama.” (Riwayat Muslim dan Tirmidzi)
Melalui sabdanya ini, beliau, Rasulullah, menjelaskan secara transparan bahwa dalam memilih calon pendamping hidup, siapapun dia, tiga alasan yang menjadi standar acuan seseorang mencari pendamping hidup; kecantikan/ketampan an, kekayaan, nasab (keturunan), dan agama.
Bagi mereka yang normal, tentu sangat mengharapkan kalau calon pasangannya itu, merupakan perpaduan dari tiga unsur ini. Siapa yang tidak bangga memiliki pendamping yang shaleh/shalehah, tampan/cantik, lagi tajir. Akan tergambar begitu indahnya mahligai rumah tangga masa depan, yang dibangun dengan berpondasikan keimanan, serta dihiasai oleh kecantikan dan kemewahan. Terbayang jelas di pelupuk mata, betapa indahnya surga dunia yang akan mereka lalui berdua bersama anak-anak keturunan mereka mendatang.
Masalahnya, manakah yang harus diprioritaskan, ketika kita ditemukan dengan mereka yang tidak memenuhi tiga standart di atas? Karena bukan sesuatu yang mudah, untuk menemukan tipe macam ini. Jawabannya, perhatikanlah kalimat terakhir dari sabda Nabi di atas, ”Maka pilihlah yang beragama”.
”Wanita itu dinikahi karena empat hal, karena hartanya, karena kecantikannya, karena nasabnya, karena agamanya. Maka pilihlah alasan menikahinya karena agamanya. Kalau tidak maka rugilah engkau,” demikian sabda Nabi.
Jelas sudah, seberapapun elok, cantik, tampan, paras calon pasangan kita, dan setinggi apapun gundukan permata dan berlian yang menumpuk di rumahnya, tetapi ketika nilai-nilai keagamaan tidak terpancar dari jiwanya, maka tetap agama menjadi prioritas utama.
Model pilihan macam ini harus kita hindari, sebab bisa jadi, wajah nan cantik/tampan bak sinar rembulan di tengah gelapnya malam, harta yang berlimpah ruah hingga tak terhitung jumlahnya, justru menjadi momok penghancur mahligai rumah tangga, karena kesombongan diri terhadap apa yang mereka miliki. Sungguh hamba sahaya yang hitam kelam lagi beriman, takut kepada Allah dan Rosul-Nya, lebih baik dari mereka tersebut.
Rasulullah mengingatkan kita melalui sabdanya:
”Janganlah kamu menikahi perempuan karena kecantikannya, mungkin kecantikan itu akan membawa kerusakan bagi diri mereka sendiri. Dan janganlah kamu menikahi karena mengharap harta mereka, mungkin hartanya itu menyebabkan mereka sombong, tetapi nikahilah mereka atas dasar agama. Dan sesungguhnya hamba sahaya yang hitam lebih baik, asal ia beragama,” (Riwayat Baihaqi)
Lebih tegas lagi, dalam sabdanya yang lain Rasulullah menjelaskan, ”Barang siapa yang menikahi seorang perempuan karena hartanya, niscaya Allah akan melenyapkan harta dan kecantikannya. Dan barang siapa yang menikahi karena agamanya, niscaya Allah akan memberi karunia kepadanya dengan harta dan kecantikannya.” (Al- Hadits)
Mereka Perhiasan Dunia
Kasus perceraian artis karena skandal perselingkuhan, sudah menjadi rahasia umum. Betapa sakitnya perasaan salah satu pihak, mengetahui kalau istri/suaminya, bergandengan mesra dengan orang lain. Hal tersebut tidak mungkin terjadi, sekiranya kedua belah pihak benar-benar faqih fiddien (faham agama).
Si suami, misalnya, tidak mungkin berselingkuh ketika ia bertugas di luar rumah, karena dia faham akan syari’at. Lebih-lebih, ketika ia mengingat, bagaimana si istri melayaninya dengan begitu baik, mendidik anak tanpa kenal lelah, menjaga harta dengan amanah, mengingatkan ketika dia lalai, memberi motivasi ketika semangat turun, dan sebagainya, dan sebagainya.
Pria/wanita yang menjadikan syariat sebagai landasan hidupnya, menjadi pegangan dalam bekerja di manapun berada. Selain itu, akan lebih mudah baginya, mendepak godaan dari luar. Bayangkan, sekiranya ada suami tak tunduk syariat, juga ada istrinya tidak bisa menjaga hijabnya, istri tidak taat kepada suami? Pasti kesempatan buruk sangat terbuka lebar. Dan contoh yang demikian itu, bisa kita ambil sampelnya dari kasus perceraian para selebritis.
Suami yang saleh --yang taat kepada Allah dan Rosul-Nya-- ia akan senantiasa menenangkan hati dan menentramkan jiwa istrinya. Begitu sebaliknya. Istri yang beriman, ia senantiasa menjaga harta dan dirinya di kala suami tak ada di rumah. Hal ini sejalan lurus dengan sabda Rosulullah, ”Sebaik-baik perempuan yang apabila engkau memandangnya, ia menyenangkanmu; dan jika engkau menyuruhnya, diturutnya perintahmu; dan jika engkau bepergian, dipeliharanya hartamu dan dijaganya kehormatanya.”
Betapa banyak artis yang lebih memilih “kembali ke panggung” untuk mencari ketenaran dibanding menjaga rumah-tangganya di rumah? Tak sedikit di antara mereka bahkan rela memilih cerai daripada kehilangan ketenaran yang pernah diraihnya.
Apakah tipe seperti ini yang sedang Anda cari? Tentu tidak. Lantas wanita yang bagaimanakah yang mampu mencerminkan sosok di atas ini? Tidak lain, hanya mereka yang faham akan agama, karena dengan faham agama, mereka akan mengerti akan tugas-tugas sebagai istri terhadap suami.
”Sebab itu maka wanita yang salehah ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri sepeninggal suaminya karena Allah telah memelihara,” terang Allah dalam surat An-Nisa’, ayat 34, mengenai keutamaan wanita salehah.
Trik Syar’i
Islam adalah agama yang memberi solusi. Begitu pula dengan permasalahan di atas. Al-Quran telah menyodorkan rahasianya kepada kaum muslimin, sehingga mampu mendapatkan pasangan, yang sesuai dengan kriteria di atas, tanpa harus melanggar syari’at, seperti, berkhalwat, dan sejenisnya. Lalu apa rahasianya?
Allah menerangkan dalam Al-Quran :
”Perempuan-perempuan yang keji untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji, untuk perempuan-perempuan yang keji pula (pula), sedangkan perempuan-perempuan yang baik, untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik untu perempuan-perempuan yang baik (pula)...... ....” (An-Nur 26).
Mustahil akan ditemukan yang saleh/salehah, jika seseorang mencarinya di tempat-tempat yang tidak baik dan dengan cara yang tidak diridai Allah dan Rasul-Nya. Pasangan yang mulia tak mungkin didapatkan dengan ramalan dukun, atau mengikuti anjuran TV dengan ikut reg_spasi. Akan lebih mudah dengan memperbaiki diri dengan sempurna mungkin, maka jodoh yang sempurna itu akan tiba. Dalam kata lain, jodohnya tergantung kepada kepribadiannya. Ketika kepribadiannya baik, maka, ia pun akan mendapatkan yang terbaik, ketika kepribadiannya buruk, ia pun akan mendapatkan yang setimpal.
Kesimpulannya, mencari pasangan hidup, bukan seperti seseorang yang membeli kucing di dalam karung. Sebab, indah suaranya, belum tentu elok rupanya. Semakin tinggi gelarnya, juga belum tentu tinggi ilmu agama atau akhlaknya. Sekali lagi, “Jangan ceroboh dalam mencari jodoh, sebab ia merupakan salah satu penentu dari kebahagiaan Anda!”
Wallahu 'alam bis-shawab.
Splendid or split?...
Apa tuh artinya splendid?? cek di kamus aja deh kapan hari.
Aku mo nulis tentang temen2 ku yang sedang berpencar di bumi Allah,
Ku mulai dari diriku sendiri deh,,
Ceritanya aku kan uda resmi officially pindah ke Pulpis,
Begini lah rasanya pindahan..
Kadang masih berasa sepi.. tapi sebenarnya kehangatan itu ada di hati..
Jadi, ga perlu nyari2 alasan deh tynn buat kamu ngeles kesepian.. hehe..
Yang Kedua,
Temenku Merry, Pindahan ke Samarinda, Ngekos juga tu anak,
Duuh kosnya harganya pake mahal lagi... hehehe.. pusing mikirin tu anak..
Semoga aja dia betah tinggal di Samarinda..
Soalnya pekerjaannya yang tetap sekarang ada di sana..
Always keep contact ya sist.. soalnya dia pake Xl juga sih.. hehehe..
Yang Ketiga,
Mba Tari, Pindahan juga Ke Pontianak, dalam rangka mengikuti suami tugas bekerja di Pontianak.
Hmm.. Mba Tari and mas Di2, semangat ya!! Jalanin bisnis komiknya semoga lancar dan sukses..
Dan juga Semoga Betah tinggal di sana yaa...
Yang Keempat,
Mas Adib, tau2 bilang, non.. aku mo ke Sby lagi ni..
Halloo... sepertinya semua orang punya kesibukan ya?? hehe.. aku hanya bisa mendukung kalian semua deh dengan doa dan harapan, smoga baik2 saja di tempat baru
Yang Kelima,
Mba Atju, Pindahan juga ke Kuala Kurun,
Busyet, bahkan lebih jauh lagi daripada aku..
Murni karena masalah pekerjaan.. dan pekerjaannya keren banget, hehe.. bener2 memotivasi diriku untuk terus berjuang dan berusaha..
Secara, kalo ga kerja, apa lah yang bisa diberikan untuk pasukan perut ku dan anak buahnya... hehe..
Yang Keenam,
Bapak Agus, eeh,, jangan bilang2 ya kalo aku pindahan ke ..... sana???
Haa?? ok2 pak.. wah, sekarang uda ga di Banjarmasin lagi ya? gimana mo laporan pajak nih?? hehe.. sotoy deh tynn..
Yang Ketujuh,
Ka Ika and family, tynn kita mo pindahan ke Jogja,, ntar kamu kalo ke Jogja, maen2 ya ke rumah kita? hehe.. murah meriah kok kalo liburan ke sana??
Ntar langsung aja hubungi mba ika ya??
Oh? Ok2.. take care ya mba..
Oke guys, semua nya yang sedang on position tuk menggapai impian, ataupun sedang bekerja dan lain-lainnya..
Semoga semuanya lancar aja yaa.. dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin...
Tips dari tynn kalo lagi penyesuaian diri di kota atau di kampung orang mah,
Berbaur aja.. hehehehe.. and enjoy every moment you have..
And always smile..
It can help you to determine where and who you are....
Just be nice...
Happy moving all of my friends..
Aku mo nulis tentang temen2 ku yang sedang berpencar di bumi Allah,
Ku mulai dari diriku sendiri deh,,
Ceritanya aku kan uda resmi officially pindah ke Pulpis,
Begini lah rasanya pindahan..
Kadang masih berasa sepi.. tapi sebenarnya kehangatan itu ada di hati..
Jadi, ga perlu nyari2 alasan deh tynn buat kamu ngeles kesepian.. hehe..
Yang Kedua,
Temenku Merry, Pindahan ke Samarinda, Ngekos juga tu anak,
Duuh kosnya harganya pake mahal lagi... hehehe.. pusing mikirin tu anak..
Semoga aja dia betah tinggal di Samarinda..
Soalnya pekerjaannya yang tetap sekarang ada di sana..
Always keep contact ya sist.. soalnya dia pake Xl juga sih.. hehehe..
Yang Ketiga,
Mba Tari, Pindahan juga Ke Pontianak, dalam rangka mengikuti suami tugas bekerja di Pontianak.
Hmm.. Mba Tari and mas Di2, semangat ya!! Jalanin bisnis komiknya semoga lancar dan sukses..
Dan juga Semoga Betah tinggal di sana yaa...
Yang Keempat,
Mas Adib, tau2 bilang, non.. aku mo ke Sby lagi ni..
Halloo... sepertinya semua orang punya kesibukan ya?? hehe.. aku hanya bisa mendukung kalian semua deh dengan doa dan harapan, smoga baik2 saja di tempat baru
Yang Kelima,
Mba Atju, Pindahan juga ke Kuala Kurun,
Busyet, bahkan lebih jauh lagi daripada aku..
Murni karena masalah pekerjaan.. dan pekerjaannya keren banget, hehe.. bener2 memotivasi diriku untuk terus berjuang dan berusaha..
Secara, kalo ga kerja, apa lah yang bisa diberikan untuk pasukan perut ku dan anak buahnya... hehe..
Yang Keenam,
Bapak Agus, eeh,, jangan bilang2 ya kalo aku pindahan ke ..... sana???
Haa?? ok2 pak.. wah, sekarang uda ga di Banjarmasin lagi ya? gimana mo laporan pajak nih?? hehe.. sotoy deh tynn..
Yang Ketujuh,
Ka Ika and family, tynn kita mo pindahan ke Jogja,, ntar kamu kalo ke Jogja, maen2 ya ke rumah kita? hehe.. murah meriah kok kalo liburan ke sana??
Ntar langsung aja hubungi mba ika ya??
Oh? Ok2.. take care ya mba..
Oke guys, semua nya yang sedang on position tuk menggapai impian, ataupun sedang bekerja dan lain-lainnya..
Semoga semuanya lancar aja yaa.. dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin...
Tips dari tynn kalo lagi penyesuaian diri di kota atau di kampung orang mah,
Berbaur aja.. hehehehe.. and enjoy every moment you have..
And always smile..
It can help you to determine where and who you are....
Just be nice...
Happy moving all of my friends..
Sabtu, April 24, 2010
Amnesia??
Sabtu, 24 April 2010
Whaa, ini kejadian unik banget sih..
Kenapa aku bilang unik, habisnya rada gimana gituuuh...
Awal ceritanya, aku ngsms temenku, kok ga pada ngapel siang? hayooo ni anak pada mbolos kemana yaks?? hihihi soalnya aku punya kepentingan ni ma dia..
Ya sudah, dicari clingak clinguk ga nemu, ya di sms aja tu anak, eee ternyata dia nyangkut di suatu tempat, yang bikin dia ga bisa ngapel siang.
Singkat cerita, dia lagi bantuin ada cewek yang kecelakaan, trus ditolongin, dan ternyata dia lupa siapa dirinya?? whooa.... hihihi persis di sinetron2 prime time niih..
Jadi, ampe jam makan siang, dia masih bantuin tu anak, nganterin ke rumah sakit, juga nganterin motornya ke bengkel.. Duuh, baik nya temenku itu... hehehe.. siapa dulu dong temennya... akuuu... hehehe...
Saking penasarannya aku ma kondisi ni anak, jadilah niatan besuk ke rumah sakit. Dan tentu aja ku samperin beneran, insyaAllah semua mah tergantung niat.. hehe..
Janjian deh kita ketemuan di depan kantor depag, trus baru bareng ke rumah sakit.
Dan setibanya di rumah sakit, ni anak uda sadar dan ternyata mengeluhkan AC yang ga ada, hehe.. soalnya emang lagi panas sih disini..
Duuh, AC nya mana ya?? Panas banget?? Kipas Angin juga ga ada??
Hihihi.. sepertinya dia udah baikan, dalam hati ku sih..
Ternyata dia mahasiswi PTN di Banjarmasin, baru aja semester dua, dia lupa tujuannya, dari mana mo kemana, dan kenapa juga ampe jatuh, trus ga sadar, trus lupa diri dan ga inget kejadian yang menimpanya.
Amnesia ringan?? hehe.. itu sih dugaanku dan temen-temenku..
Tapi bersyukurnya ni anak tangguh banget, hehe,, udah badannya beset-beset, ga luka parah banget sih, katanya cuman pusing dikit.. hehe.. dia mengulang-ulang pertanyaan yang sama ke aku, selama 5 menit berada di ruangan itu, sampe kurang lebih 7kali dengan pertanyaan yang sama.
Hehehe.. aku mah senyum-senyum aja..
Kenapa aku bisa di sini ya mba? Gimana aku jatuh?? aku ga di tabrak orang kan?? trus siapa yang bawa aku ke sini?? dimana posisi aku jatuh mba??
Kebingungannya nampak jelas, tapi ga lama kemudian, pacarnya datang deh dari Palangka, woow,, lumayan juga kan jaraknya Palangka dengan tempat kejadian..
Dan berakhir dengan damai deh ceritanya..
Ntar deh dilanjutin lagi, gimana seterusnya setelah dia pulang.
Soalnya aku langsung cabut aja setelah ber haha hihi bareng teman disana.
Pelajaran hari ini untuk tynn :
Hati-hati berkendara.
Kalo perlu pelan-pelan sajaaa... hehehe...
Bawa Kartu Identitas, Bawa HP, dan Bawa Duit...
Oke Guys.. untuk yang sedang dalam perjalanan,
Ingat-ingat, keluarga menanti anda di rumah.
Waspadalah Waspadalah..
Whaa, ini kejadian unik banget sih..
Kenapa aku bilang unik, habisnya rada gimana gituuuh...
Awal ceritanya, aku ngsms temenku, kok ga pada ngapel siang? hayooo ni anak pada mbolos kemana yaks?? hihihi soalnya aku punya kepentingan ni ma dia..
Ya sudah, dicari clingak clinguk ga nemu, ya di sms aja tu anak, eee ternyata dia nyangkut di suatu tempat, yang bikin dia ga bisa ngapel siang.
Singkat cerita, dia lagi bantuin ada cewek yang kecelakaan, trus ditolongin, dan ternyata dia lupa siapa dirinya?? whooa.... hihihi persis di sinetron2 prime time niih..
Jadi, ampe jam makan siang, dia masih bantuin tu anak, nganterin ke rumah sakit, juga nganterin motornya ke bengkel.. Duuh, baik nya temenku itu... hehehe.. siapa dulu dong temennya... akuuu... hehehe...
Saking penasarannya aku ma kondisi ni anak, jadilah niatan besuk ke rumah sakit. Dan tentu aja ku samperin beneran, insyaAllah semua mah tergantung niat.. hehe..
Janjian deh kita ketemuan di depan kantor depag, trus baru bareng ke rumah sakit.
Dan setibanya di rumah sakit, ni anak uda sadar dan ternyata mengeluhkan AC yang ga ada, hehe.. soalnya emang lagi panas sih disini..
Duuh, AC nya mana ya?? Panas banget?? Kipas Angin juga ga ada??
Hihihi.. sepertinya dia udah baikan, dalam hati ku sih..
Ternyata dia mahasiswi PTN di Banjarmasin, baru aja semester dua, dia lupa tujuannya, dari mana mo kemana, dan kenapa juga ampe jatuh, trus ga sadar, trus lupa diri dan ga inget kejadian yang menimpanya.
Amnesia ringan?? hehe.. itu sih dugaanku dan temen-temenku..
Tapi bersyukurnya ni anak tangguh banget, hehe,, udah badannya beset-beset, ga luka parah banget sih, katanya cuman pusing dikit.. hehe.. dia mengulang-ulang pertanyaan yang sama ke aku, selama 5 menit berada di ruangan itu, sampe kurang lebih 7kali dengan pertanyaan yang sama.
Hehehe.. aku mah senyum-senyum aja..
Kenapa aku bisa di sini ya mba? Gimana aku jatuh?? aku ga di tabrak orang kan?? trus siapa yang bawa aku ke sini?? dimana posisi aku jatuh mba??
Kebingungannya nampak jelas, tapi ga lama kemudian, pacarnya datang deh dari Palangka, woow,, lumayan juga kan jaraknya Palangka dengan tempat kejadian..
Dan berakhir dengan damai deh ceritanya..
Ntar deh dilanjutin lagi, gimana seterusnya setelah dia pulang.
Soalnya aku langsung cabut aja setelah ber haha hihi bareng teman disana.
Pelajaran hari ini untuk tynn :
Hati-hati berkendara.
Kalo perlu pelan-pelan sajaaa... hehehe...
Bawa Kartu Identitas, Bawa HP, dan Bawa Duit...
Oke Guys.. untuk yang sedang dalam perjalanan,
Ingat-ingat, keluarga menanti anda di rumah.
Waspadalah Waspadalah..
Forrest Gump ala tynn imutz...
Selasa, 20 April 2010
Aku mencoba praktek buat jogging di pagi hari..
Ahai.. sepertinya aku terinspirasi dari artikel koran yang aku baca nih..
Diantaranya adalah :
Tiap pagi rata-rata penduduk Amerika melakukan aktivitas olahraga lari ini secara teratur.
Selain menyehatkan olahraga ini efisien dan murah meriah.. hehe.. modalnya Cuma satu, keinginan kuat buat melangsingkan tubuh dan membakar lemak.. wkwkwkw… itu aja dah cukup buat aku untuk bangun lebih pagi dan lari di sekitar area tempat ku tinggal.
Bener deh, yang ku dapatkan rasa segar udara pagi yang jarang banget aku nikmati, habisnya bangun selalu kesiangan.. hihihi..
Selain itu, orang-orang masih berada di rumah, jadi bebas deh mo ngapain aja di jalan raya.
Oke, pertama ku mulai dari jalan-jalan kecil, trus dilanjutkan dengan lari2 kecil,, hehe.. sekitar 15 menit lari, yang ada mah langsung ngos-ngosan, keringatan, dan pegel, salah kali ya caranya?? Hihihi.. trus jalan kaki aja dah.. hehe.. mayaan banget buat badanku yang semakin melar karena kebanyakan tidur..
Ini komitmen terbaru ku, buat jogging tiap pagi.
Hidup titin…
Olahraga buat sehat dan bikin otak cerdas.
Hihihi…
Faktanya… pagi berikutnya uda ku set tiga alarm di jam yang berbeda, supaya mengingatkan aku untuk lari pagi, ternyata dengan sukses aku matikan dengan kejam. Buyar buyar… bubrah kabeh rek…
Aku mencoba praktek buat jogging di pagi hari..
Ahai.. sepertinya aku terinspirasi dari artikel koran yang aku baca nih..
Diantaranya adalah :
Tiap pagi rata-rata penduduk Amerika melakukan aktivitas olahraga lari ini secara teratur.
Selain menyehatkan olahraga ini efisien dan murah meriah.. hehe.. modalnya Cuma satu, keinginan kuat buat melangsingkan tubuh dan membakar lemak.. wkwkwkw… itu aja dah cukup buat aku untuk bangun lebih pagi dan lari di sekitar area tempat ku tinggal.
Bener deh, yang ku dapatkan rasa segar udara pagi yang jarang banget aku nikmati, habisnya bangun selalu kesiangan.. hihihi..
Selain itu, orang-orang masih berada di rumah, jadi bebas deh mo ngapain aja di jalan raya.
Oke, pertama ku mulai dari jalan-jalan kecil, trus dilanjutkan dengan lari2 kecil,, hehe.. sekitar 15 menit lari, yang ada mah langsung ngos-ngosan, keringatan, dan pegel, salah kali ya caranya?? Hihihi.. trus jalan kaki aja dah.. hehe.. mayaan banget buat badanku yang semakin melar karena kebanyakan tidur..
Ini komitmen terbaru ku, buat jogging tiap pagi.
Hidup titin…
Olahraga buat sehat dan bikin otak cerdas.
Hihihi…
Faktanya… pagi berikutnya uda ku set tiga alarm di jam yang berbeda, supaya mengingatkan aku untuk lari pagi, ternyata dengan sukses aku matikan dengan kejam. Buyar buyar… bubrah kabeh rek…
Travelling to Bdj...
Sabtu, 17 April 2010
Aku n friends memutuskan untuk melakukan kunjungan ke Banjarmasin, cihaaaa…
Aku suka Banjarmasin. Baru nyadar niiih setelah beberapa lama meninggalkan kota ini, baru deh rasanya ada yang lain. Apa sih bedanya dengan tempat2 lain??
Sebenarnya ga banyak bedanya, hanya suasana hati dan mood aja yang bisa bikin kangen sama Banjarmasin.
Oiya, balik lagi ke perjalananku ke Banjarmasin dengan dua temen ku, rencana nya sih jalan-jalan cuci mata, hehehe…
Berasa tajir nih.. tapi hanya sebentar aja loh..
Lanjut deh, perjalanan lancar, aku di bonceng ma yenz, hehe secara aku nebeng dia ke sananya, soalnya aku sekalian mo angkut barang buat pindahan,
Trus nyampe rumah, langsung deh go to mall, hiyaa… hehehe… just win-shop aja,, ga mungkin la borong2 juga, apaan coba?? Hehe..
Ternyata, melelahkan ya keliling2 muter2 liat barang2 bagus, tapi ga jadi beli. Hehe.. karena aku mah, susah memutuskan untuk membeli sesuatu yang baru,, rada gimana gitu?
Tapi akhirnya aku beli dvd juga mumpung gi diskon, hihihi.. akhirnya aku salaman dengan yenz.. hehe. Soalnya ni gadget pertama yang aku beli dengan tanganku sendiri. Huahahaha…
Rencananya ntar kalo dah di rumah, mo nonton drama korea ampe nangis Bombay dah… hiks hiks tersedu2 gitu…
Ok, belanjaan udah, ga banyak, tenang boo!!
Kemudian, lanjut deh pulang ke rumah karena uda tutup tu mall terbesar di Banjarmasin. Hihihi… ampe rumah, tidur numpuk deh.. betiga.. soalnya pengen tidur di depan tivi.
Ternyata my sista, yenz langsung sakit deh, mungkin gara2 kelamaan jjs ga keruan, subuh jam 3an dia muntah-muntah. Hduuh panic deh,… sampe pagi baru bisa dia lanjut tidur, itu juga masih lemes2 gitu.
Udah habis tu ga kerasa waktu uda siang aja,
Mas defy dah dateng bawa mobilnya buat angkut barang. Hehe.. ini dia nih azas tolong menolong yang berakhir menyenangkan.. hehe.. jadi malu, suka ngerepotin mas defy..
Thanks to mas defy nih, akhirnya aku bisa bawa tivi dan segala pernak pernik di rumah sono buat pindahan.
Ok, sukses deh buat aku… hihihi..
Aku n friends memutuskan untuk melakukan kunjungan ke Banjarmasin, cihaaaa…
Aku suka Banjarmasin. Baru nyadar niiih setelah beberapa lama meninggalkan kota ini, baru deh rasanya ada yang lain. Apa sih bedanya dengan tempat2 lain??
Sebenarnya ga banyak bedanya, hanya suasana hati dan mood aja yang bisa bikin kangen sama Banjarmasin.
Oiya, balik lagi ke perjalananku ke Banjarmasin dengan dua temen ku, rencana nya sih jalan-jalan cuci mata, hehehe…
Berasa tajir nih.. tapi hanya sebentar aja loh..
Lanjut deh, perjalanan lancar, aku di bonceng ma yenz, hehe secara aku nebeng dia ke sananya, soalnya aku sekalian mo angkut barang buat pindahan,
Trus nyampe rumah, langsung deh go to mall, hiyaa… hehehe… just win-shop aja,, ga mungkin la borong2 juga, apaan coba?? Hehe..
Ternyata, melelahkan ya keliling2 muter2 liat barang2 bagus, tapi ga jadi beli. Hehe.. karena aku mah, susah memutuskan untuk membeli sesuatu yang baru,, rada gimana gitu?
Tapi akhirnya aku beli dvd juga mumpung gi diskon, hihihi.. akhirnya aku salaman dengan yenz.. hehe. Soalnya ni gadget pertama yang aku beli dengan tanganku sendiri. Huahahaha…
Rencananya ntar kalo dah di rumah, mo nonton drama korea ampe nangis Bombay dah… hiks hiks tersedu2 gitu…
Ok, belanjaan udah, ga banyak, tenang boo!!
Kemudian, lanjut deh pulang ke rumah karena uda tutup tu mall terbesar di Banjarmasin. Hihihi… ampe rumah, tidur numpuk deh.. betiga.. soalnya pengen tidur di depan tivi.
Ternyata my sista, yenz langsung sakit deh, mungkin gara2 kelamaan jjs ga keruan, subuh jam 3an dia muntah-muntah. Hduuh panic deh,… sampe pagi baru bisa dia lanjut tidur, itu juga masih lemes2 gitu.
Udah habis tu ga kerasa waktu uda siang aja,
Mas defy dah dateng bawa mobilnya buat angkut barang. Hehe.. ini dia nih azas tolong menolong yang berakhir menyenangkan.. hehe.. jadi malu, suka ngerepotin mas defy..
Thanks to mas defy nih, akhirnya aku bisa bawa tivi dan segala pernak pernik di rumah sono buat pindahan.
Ok, sukses deh buat aku… hihihi..
O my blog…
Kamis, 22 April 2010
Hai there..
O my blog…
Hai hai..
Aduuuh maaf ya.. diriku ga pernah nulis2 lagi disini..
You know laa,.. secara aku sibuk banget…
Cuih… hihihi.. sibuk tidur aja…
Ga terhitung banyaknya waktu yang ku gadang2 buat bisa nulis lagi di blog. Tapi ternyata, seperti biasa kemalasan yang sering dateng deh…
Oiya, selain factor kemalasan dari human error nya titin, yang ada mah, cuaca juga ga mendukung buat aku pergi ke luar rumah sesudah pulang kerja.
Yup, bener deh factor climate change ini udah mulai stabil mengganggu aktivitas kesoreharian ku,, ckckck… aku terdengar suka mengeluh ya??
Seperti biasa, hari kemarin aku niatkan untuk go online, but ternyata, sore hari ujaan deras plus petir dan guntur yang menggelegar. Hiiy, bikin sport jantung aja.. kalo di foto mah hayu aja, tapi kalo kena blitz petir mah, naudzubillah deh… hiiy…
Februari,
Maret,
April,
Woow.. uda tiga bulan nih aku ada di tempat baru, yahh ternyata, not bad! Not bad at all. Apa artinya aku kerasan dan betah? Bener bangets… aku betah berada di sini. Asalkan ada listrik dan bisa online, it’s ok dimanapun aku berada, karena temen2ku selalu stay tune untuk mendengarkan curhat ku, ataupun bercurhat-curhatan yang ga penting dan sok penting dengan ku. Begitulah…
Di sini, ada satu view favoritku..
Di dekat siring.. pemandangan ketika pagi yang lagi berkabut sangat indah, menyegarkan..
Dan ketika di senja hari, pemandangan langit senja dan temaram, bikin suasana hati jadi mellow dan mewek teruss.. hehe.. kalo diriku beruntung, daku bisa melihat pemandangan matahari turun ke peraduannya,, tapi ga boleh lama2 ya memandang ke seberang sungai sana, takutnya ada yang nempel gitu?? Hiiy… serem.. dikira melamun, padahal sedang bertafakur dan bersyukur atas nikmat Allah SWT yang menciptakan alam semesta.
Oiya, aku juga baru nyadar, pas malam hari, ketika mati lampu, di langit sini banyaaaaaaaaak banget bintangnya… mengingatkan ku tentang pemandangan langit di malam hari di kampung halamanku. Ketika ku dongakkan kepala ke atas, yang ada bintang kerlap kerlip bertaburan di angkasa.. sepertinya kehidupan malam di langit sangat penuh dan sibuk.. hehe.. sotoy ya?
Begitulah sedikit cerita dan kesan ku tentang suasana hati yang kadang tak menentu.
Hai there..
O my blog…
Hai hai..
Aduuuh maaf ya.. diriku ga pernah nulis2 lagi disini..
You know laa,.. secara aku sibuk banget…
Cuih… hihihi.. sibuk tidur aja…
Ga terhitung banyaknya waktu yang ku gadang2 buat bisa nulis lagi di blog. Tapi ternyata, seperti biasa kemalasan yang sering dateng deh…
Oiya, selain factor kemalasan dari human error nya titin, yang ada mah, cuaca juga ga mendukung buat aku pergi ke luar rumah sesudah pulang kerja.
Yup, bener deh factor climate change ini udah mulai stabil mengganggu aktivitas kesoreharian ku,, ckckck… aku terdengar suka mengeluh ya??
Seperti biasa, hari kemarin aku niatkan untuk go online, but ternyata, sore hari ujaan deras plus petir dan guntur yang menggelegar. Hiiy, bikin sport jantung aja.. kalo di foto mah hayu aja, tapi kalo kena blitz petir mah, naudzubillah deh… hiiy…
Februari,
Maret,
April,
Woow.. uda tiga bulan nih aku ada di tempat baru, yahh ternyata, not bad! Not bad at all. Apa artinya aku kerasan dan betah? Bener bangets… aku betah berada di sini. Asalkan ada listrik dan bisa online, it’s ok dimanapun aku berada, karena temen2ku selalu stay tune untuk mendengarkan curhat ku, ataupun bercurhat-curhatan yang ga penting dan sok penting dengan ku. Begitulah…
Di sini, ada satu view favoritku..
Di dekat siring.. pemandangan ketika pagi yang lagi berkabut sangat indah, menyegarkan..
Dan ketika di senja hari, pemandangan langit senja dan temaram, bikin suasana hati jadi mellow dan mewek teruss.. hehe.. kalo diriku beruntung, daku bisa melihat pemandangan matahari turun ke peraduannya,, tapi ga boleh lama2 ya memandang ke seberang sungai sana, takutnya ada yang nempel gitu?? Hiiy… serem.. dikira melamun, padahal sedang bertafakur dan bersyukur atas nikmat Allah SWT yang menciptakan alam semesta.
Oiya, aku juga baru nyadar, pas malam hari, ketika mati lampu, di langit sini banyaaaaaaaaak banget bintangnya… mengingatkan ku tentang pemandangan langit di malam hari di kampung halamanku. Ketika ku dongakkan kepala ke atas, yang ada bintang kerlap kerlip bertaburan di angkasa.. sepertinya kehidupan malam di langit sangat penuh dan sibuk.. hehe.. sotoy ya?
Begitulah sedikit cerita dan kesan ku tentang suasana hati yang kadang tak menentu.
Kamis, April 22, 2010
Mengukur Diri
Apr 17, '10 7:39 AM
for everyone
Beberapa menit lagi adzan Isya' berkumadang, segera mempercepat langkah. Lumayan, jarak tempat saya tinggal dengan Masjid bisa menghabiskan minum satu gelas. Menyusuri sepanjang jalan yang penuh dengan penjual di kanan dan kirinya. Kebisingan dan kesemrawutan kota yang sangat teramat biasa dengan gumulan suara kendaraan, transaksi jual-beli dan lalu lalang para pejalan kaki. Hanya saja, saya yang masih belum terbiasa meski itu bukanlah hal yang baru.
Sebuah kejadian selintas yang memberikan kesan dan mampu mencuri perhatian terjadi. "Tek!" Pas mata kami bertatapan dalam posisi berlawanan. Entah kenapa, ada perasaan mendalam yang begitu terasa dengan pagutan mata selintas itu.
Pada langkah yang kian cepat, konsent saya kini bukan ke masjid lagi, tapi pada seorang lelaki cilik berkaos kuning dan celana pendek lusuh, dengan panggulan kantong gandum besar berisi botol bekas dan "barang-barang berharga" lainnya. Saya taksir usianya sekitar tujuh atau delapan tahun. Mengembarakan pikiran padanya, bagaimana kehidupan bocah itu sepuluh tahun lagi, akankah dia tetap begitu? Ah... Allah penentu segala nasib.
Ada kesyukuran menyeruak dari diri, dengan takdir yang lebih baik teranugerahkan.
"Takdir yang lebih baik?"
Saya mencoba me-review kalimat yang baru saja terdetik di hati. Takdir yang lebih baik, takdir yang lebih beruntung. Benarkah pada hakikatnya demikian? Bukankah Allah itu maha adil. Lalu atas dasar apa seseorang merasa bernasib lebih baik atau lebih beruntung? Dan benarkah demikian?
Teringat untaian nasehat dari sebuah kajian, bahwa anak kecil itu bersih, tanpa dosa. Jika saja saat itu, ketika kami berpapasan Allah mentakdirkan ada kendaraan yang menyerempet kami berdua dan meninggal. Maka pertanyaannya kemudian, siapakan yang lebih berpeluang ke surga, pun siapakah yang lebih berpeluang ke neraka? Anak itu yang masih bersih meski mungkin malam itu dia tidak menunaikan shalat isya', meski memiliki keterbatasan ilmu dalam kefakiran, atau saya yang jelas-jelas sudah baligh meski sholat lima waktu terpenuhi, meski sudah tarbiyah dalam hitungan tahun?
Pada kenyataannya, jika pada akhirnya hal itu benar-benar terjadi, maka dalam pandangan Allah, anak itu jauh lebih baik, jauh lebih bersih dan jauh lebih berhak mendapatkan surgaNya. Lalu, apa yang bisa dibanggakan sekarang? Dari seorang saya yang selintas lalu merasa memiliki takdir yang jauh lebih baik. Adalah Allah swt, Dzat yang maha mengetahui, telah membagi-bagi takdir sesuai porsi dan takaran setiap insan.
Dua jempol untuk lelaki kecil berkaos kuning dan celana pendek lusuh, karena tidak mungkin dia ditakdirkan demikian saat ini, kecuali dia adalah sosok bocah dengan jiwa yang kuat.
***
RF_Kota kembang, 16 April 2010
*pic, taken from : http://farm1. static.flickr. com/100/29906174 7_ed7402d6f9_ b.jpg
Sayang deh kalo ga di upload di blog.. :D
for everyone
Beberapa menit lagi adzan Isya' berkumadang, segera mempercepat langkah. Lumayan, jarak tempat saya tinggal dengan Masjid bisa menghabiskan minum satu gelas. Menyusuri sepanjang jalan yang penuh dengan penjual di kanan dan kirinya. Kebisingan dan kesemrawutan kota yang sangat teramat biasa dengan gumulan suara kendaraan, transaksi jual-beli dan lalu lalang para pejalan kaki. Hanya saja, saya yang masih belum terbiasa meski itu bukanlah hal yang baru.
Sebuah kejadian selintas yang memberikan kesan dan mampu mencuri perhatian terjadi. "Tek!" Pas mata kami bertatapan dalam posisi berlawanan. Entah kenapa, ada perasaan mendalam yang begitu terasa dengan pagutan mata selintas itu.
Pada langkah yang kian cepat, konsent saya kini bukan ke masjid lagi, tapi pada seorang lelaki cilik berkaos kuning dan celana pendek lusuh, dengan panggulan kantong gandum besar berisi botol bekas dan "barang-barang berharga" lainnya. Saya taksir usianya sekitar tujuh atau delapan tahun. Mengembarakan pikiran padanya, bagaimana kehidupan bocah itu sepuluh tahun lagi, akankah dia tetap begitu? Ah... Allah penentu segala nasib.
Ada kesyukuran menyeruak dari diri, dengan takdir yang lebih baik teranugerahkan.
"Takdir yang lebih baik?"
Saya mencoba me-review kalimat yang baru saja terdetik di hati. Takdir yang lebih baik, takdir yang lebih beruntung. Benarkah pada hakikatnya demikian? Bukankah Allah itu maha adil. Lalu atas dasar apa seseorang merasa bernasib lebih baik atau lebih beruntung? Dan benarkah demikian?
Teringat untaian nasehat dari sebuah kajian, bahwa anak kecil itu bersih, tanpa dosa. Jika saja saat itu, ketika kami berpapasan Allah mentakdirkan ada kendaraan yang menyerempet kami berdua dan meninggal. Maka pertanyaannya kemudian, siapakan yang lebih berpeluang ke surga, pun siapakah yang lebih berpeluang ke neraka? Anak itu yang masih bersih meski mungkin malam itu dia tidak menunaikan shalat isya', meski memiliki keterbatasan ilmu dalam kefakiran, atau saya yang jelas-jelas sudah baligh meski sholat lima waktu terpenuhi, meski sudah tarbiyah dalam hitungan tahun?
Pada kenyataannya, jika pada akhirnya hal itu benar-benar terjadi, maka dalam pandangan Allah, anak itu jauh lebih baik, jauh lebih bersih dan jauh lebih berhak mendapatkan surgaNya. Lalu, apa yang bisa dibanggakan sekarang? Dari seorang saya yang selintas lalu merasa memiliki takdir yang jauh lebih baik. Adalah Allah swt, Dzat yang maha mengetahui, telah membagi-bagi takdir sesuai porsi dan takaran setiap insan.
Dua jempol untuk lelaki kecil berkaos kuning dan celana pendek lusuh, karena tidak mungkin dia ditakdirkan demikian saat ini, kecuali dia adalah sosok bocah dengan jiwa yang kuat.
***
RF_Kota kembang, 16 April 2010
*pic, taken from : http://farm1. static.flickr. com/100/29906174 7_ed7402d6f9_ b.jpg
Sayang deh kalo ga di upload di blog.. :D
Umur yang mencair seperti es
Cepat sekali waktu berlalu. Mengalir tak pernah berhenti. Jam demi jam, menit demi menit, detik demi detik, bergerak.
Waktu tak dapat ditunda, tak dapat ditahan dan tak mungkin ada yang mampu mengulang. Itu artinya, usia kita pun berkurang. Kita... semakin dekat ke liang lahat.
Saudaraku, entah, apakah pertambahan dan perguliran waktu itu, berarti mendekatkan diri kita pada kenikmatan surga. Atau mendekatkan kita pada kesengseraan neraka. Nauzubillah. ...
Rasul saw. Menyifatkan cepatnya perjalanan waktu kehidupan seperti perjalanan seorang musafir yang hanya sejenak berhenti di bawah pohon di tengah perjalanan yang amat panjang. Para ulama juga banyak menguraikan ilustrasi tentang hidup yang amat singkat ini. "Umurmu akan mencair seperti mencairnya es, " kata Imam Ibnul Jauzi. (Luthfu fil Wa'z, 31)
Saudaraku, sahabatku,
Semoga Allah memberkahi sisa usia kita, Permasalah terbesar setiap orang adalah ketika kecepatan umur dan waktu hidupnya tidak seiring dengan kecepatannya untuk menyelamatkan diri dari penderitaan abadi di akhirat. Ketika, usia yang sangat terbatas itu tidak berfungsi sebagai pelindung diri dari beratnya adzab dan siksa Allah swt. Di saat, banyaknya hembusan dan tarikan nafasnya tak sebanding dengan upaya dan jihadnya untuk terhindar dari lubang kemurkaan Allah. Ketika, jumlah detak jantung dan aliran darah yang di pompa di dalam tubuhnya, tak sebanyak gerak dan tingkahnya untuk menjauhi berbagai kemaksiatan yang dapat memunculkan kesengsaraan akhirat.
Saudaraku,
Sesungguhnya jiwa kita adalah milik Allah dan kepada-Nya lah jiwa ini akan kembali....
Suasana hati seperti inilah yang perlu kita tumbuhkan. Adakah di antara kita yang tidak mempunyai dosa? Atau merasa mampu menebus kotoran dan dosa yang telah dilakukan selama puluhan tahun usia yang telah lewat? Tentu tidak. Perasaan kurang, merasa banyak melakukan kemaksiatan, lalu menimbulkan penyesalan adalah bagian dari pintu-pintu rahmat Allah yang akan mengantarkan kita pada taubat. Suasana hati seperti inilah yang akan mendorogng pemilikinya bertekad mengisi hari dengan amal yang lebih untuk menebus kesalahan yang lalu.
Saudaraku, mari menangguk pahala, meraih rahmat dan ampunan Allah sebanyak-banyaknya sekarang juga. Perbanyaklah dzikir, bersedekah, berjihad dan beramal shalih.....Tak ada kata terlambat untuk melakukan kebaikan. Sekarang dan jangan tunda-tunda lagi niat baik kita.... Semoga Allah meneguhkan kekuatan kita untuk melakukan kebaikan yang kita niatkan...
Amiiin.
ijin share ; mulyono dilivio
Waktu tak dapat ditunda, tak dapat ditahan dan tak mungkin ada yang mampu mengulang. Itu artinya, usia kita pun berkurang. Kita... semakin dekat ke liang lahat.
Saudaraku, entah, apakah pertambahan dan perguliran waktu itu, berarti mendekatkan diri kita pada kenikmatan surga. Atau mendekatkan kita pada kesengseraan neraka. Nauzubillah. ...
Rasul saw. Menyifatkan cepatnya perjalanan waktu kehidupan seperti perjalanan seorang musafir yang hanya sejenak berhenti di bawah pohon di tengah perjalanan yang amat panjang. Para ulama juga banyak menguraikan ilustrasi tentang hidup yang amat singkat ini. "Umurmu akan mencair seperti mencairnya es, " kata Imam Ibnul Jauzi. (Luthfu fil Wa'z, 31)
Saudaraku, sahabatku,
Semoga Allah memberkahi sisa usia kita, Permasalah terbesar setiap orang adalah ketika kecepatan umur dan waktu hidupnya tidak seiring dengan kecepatannya untuk menyelamatkan diri dari penderitaan abadi di akhirat. Ketika, usia yang sangat terbatas itu tidak berfungsi sebagai pelindung diri dari beratnya adzab dan siksa Allah swt. Di saat, banyaknya hembusan dan tarikan nafasnya tak sebanding dengan upaya dan jihadnya untuk terhindar dari lubang kemurkaan Allah. Ketika, jumlah detak jantung dan aliran darah yang di pompa di dalam tubuhnya, tak sebanyak gerak dan tingkahnya untuk menjauhi berbagai kemaksiatan yang dapat memunculkan kesengsaraan akhirat.
Saudaraku,
Sesungguhnya jiwa kita adalah milik Allah dan kepada-Nya lah jiwa ini akan kembali....
Suasana hati seperti inilah yang perlu kita tumbuhkan. Adakah di antara kita yang tidak mempunyai dosa? Atau merasa mampu menebus kotoran dan dosa yang telah dilakukan selama puluhan tahun usia yang telah lewat? Tentu tidak. Perasaan kurang, merasa banyak melakukan kemaksiatan, lalu menimbulkan penyesalan adalah bagian dari pintu-pintu rahmat Allah yang akan mengantarkan kita pada taubat. Suasana hati seperti inilah yang akan mendorogng pemilikinya bertekad mengisi hari dengan amal yang lebih untuk menebus kesalahan yang lalu.
Saudaraku, mari menangguk pahala, meraih rahmat dan ampunan Allah sebanyak-banyaknya sekarang juga. Perbanyaklah dzikir, bersedekah, berjihad dan beramal shalih.....Tak ada kata terlambat untuk melakukan kebaikan. Sekarang dan jangan tunda-tunda lagi niat baik kita.... Semoga Allah meneguhkan kekuatan kita untuk melakukan kebaikan yang kita niatkan...
Amiiin.
ijin share ; mulyono dilivio
Rabu, Maret 31, 2010
Kesibukan Para Malaikat di Surga.
From: Musavie Abdillah
Subject: Kesibukan Para Malaikat di Surga.
Terima kasih Ya Allah!
Seseorang bercerita, aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku serta menunjukkan keadaan di surga.
Memasuki suatu ruang kerja yang penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata,"
Ini adalah Seksi Penerimaan.
Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah, diterima".
Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.
Kemudian,... .
aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang. lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua.
Malaikat-ku berkata,
"Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman.
Disini, kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses
dan dikirim ke manusia-manusia yang masih
hidup yang memintanya".
Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu.
Ada banyak malaikat
yang bekerja begitu keras karena ada begitu
banyaknya permohonan yang
dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.
Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil.
Yang sangat mengejutkan aku,
hanya ada satu malaikat yang duduk
disana, hampir tidak melakukan apapun.
"Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikatku pelan.
Dia tampak malu.
"Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan
disini?", tanyaku.
Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. "
Setelah manusia menerima rahmat
yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang
mengirimkan pernyataan terima kasih".
"Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas Rahmat Tuhan?", tanyaku.
"Sederhana sekali", jawab Malaikat.
"Cukup berkata,
'ALHAMDULILLAHI RABBIL AALAMIIN,
Terima kasih, Tuhan' ".
"Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri?”, tanyaku.
Malaikat-ku menjawab,
"Jika engkau mempunyai makanan di lemari es,
Pakaian yang menutup tubuhmu,
atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur,
Maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.
"Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu,
dan uang-uang receh,
maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.
"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputermu,
engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.
Juga....
Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan ...
engkau lebih dirahmati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.
"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat ....Maka,engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".
"Jika,....... .
engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan religius tanpa ada
ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan,atau kematian ...
M a k a,....engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang didunia.
"Jika,....orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ...
Maka,.....engkau termasuk orang yang sangat jarang.
"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum,
maka,.....
engkau bukanlah seperti orang kebanyakan,
engkau unik dibandingkan emua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.
"Jika,...engkau dapat membaca pesan ini,
maka engkau menerima rahmat ganda yaitu
bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu, berpikir bahwa engkau
orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih dirahmati
daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".
Nikmatilah hari-harimu, hitunglah rahmat yang telah Allah anugerahkan kepadamu.
Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua
teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa
dirahmatiNya kita semua.
"Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa,
'Sesungguhnya jika kamu
bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak
nikmat kepadamu' ".
(QS:Ibrahim (14) :7 )
Subject: Kesibukan Para Malaikat di Surga.
Terima kasih Ya Allah!
Seseorang bercerita, aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku serta menunjukkan keadaan di surga.
Memasuki suatu ruang kerja yang penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata,"
Ini adalah Seksi Penerimaan.
Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah, diterima".
Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.
Kemudian,... .
aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang. lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua.
Malaikat-ku berkata,
"Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman.
Disini, kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses
dan dikirim ke manusia-manusia yang masih
hidup yang memintanya".
Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu.
Ada banyak malaikat
yang bekerja begitu keras karena ada begitu
banyaknya permohonan yang
dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.
Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil.
Yang sangat mengejutkan aku,
hanya ada satu malaikat yang duduk
disana, hampir tidak melakukan apapun.
"Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikatku pelan.
Dia tampak malu.
"Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan
disini?", tanyaku.
Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. "
Setelah manusia menerima rahmat
yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang
mengirimkan pernyataan terima kasih".
"Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas Rahmat Tuhan?", tanyaku.
"Sederhana sekali", jawab Malaikat.
"Cukup berkata,
'ALHAMDULILLAHI RABBIL AALAMIIN,
Terima kasih, Tuhan' ".
"Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri?”, tanyaku.
Malaikat-ku menjawab,
"Jika engkau mempunyai makanan di lemari es,
Pakaian yang menutup tubuhmu,
atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur,
Maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.
"Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu,
dan uang-uang receh,
maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.
"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputermu,
engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.
Juga....
Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan ...
engkau lebih dirahmati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.
"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat ....Maka,engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".
"Jika,....... .
engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan religius tanpa ada
ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan,atau kematian ...
M a k a,....engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang didunia.
"Jika,....orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ...
Maka,.....engkau termasuk orang yang sangat jarang.
"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum,
maka,.....
engkau bukanlah seperti orang kebanyakan,
engkau unik dibandingkan emua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.
"Jika,...engkau dapat membaca pesan ini,
maka engkau menerima rahmat ganda yaitu
bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu, berpikir bahwa engkau
orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih dirahmati
daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".
Nikmatilah hari-harimu, hitunglah rahmat yang telah Allah anugerahkan kepadamu.
Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua
teman-temanmu untuk mengingatkan mereka betapa
dirahmatiNya kita semua.
"Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa,
'Sesungguhnya jika kamu
bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak
nikmat kepadamu' ".
(QS:Ibrahim (14) :7 )
Senin, Maret 15, 2010
My business running so fast..
I hope..
Bisnis yang aku jalani ini udah mulai kelihatan hasilnya.
Banyak temen-temen yang sedang berjuang untuk menumbuhkan rasa optimisme dan semangat dalam menjalankan bisnis ini.
Tentu saja, bisnis perlu modal. Hei.. modal dengkul mah, jadul kalii..
Sekarang di saat kita masih muda, sehat dan kuat, kita sisihkan waktu, investasikan 2 jam per hari untuk mengurusi bisnis ini. Dampaknya tentu saja ga bisa instan dirasakan, tapi butuh yang namanya proses dan kestabilan.
Buat leader-leader aku yang udah pada tumbuh semangatnya..
Yuuk mari singsingkan lengan baju,
Gandakan upaya dan kekuatan
agar bisa didapatkan hasil yang maksimal tanpa batas.
Yaa.. tanpa batas,
Sebebas apapun yang anda Impikan..
Reach your Dreams, Friend..
Bisnis yang aku jalani ini udah mulai kelihatan hasilnya.
Banyak temen-temen yang sedang berjuang untuk menumbuhkan rasa optimisme dan semangat dalam menjalankan bisnis ini.
Tentu saja, bisnis perlu modal. Hei.. modal dengkul mah, jadul kalii..
Sekarang di saat kita masih muda, sehat dan kuat, kita sisihkan waktu, investasikan 2 jam per hari untuk mengurusi bisnis ini. Dampaknya tentu saja ga bisa instan dirasakan, tapi butuh yang namanya proses dan kestabilan.
Buat leader-leader aku yang udah pada tumbuh semangatnya..
Yuuk mari singsingkan lengan baju,
Gandakan upaya dan kekuatan
agar bisa didapatkan hasil yang maksimal tanpa batas.
Yaa.. tanpa batas,
Sebebas apapun yang anda Impikan..
Reach your Dreams, Friend..
Kamis, Maret 11, 2010
Kaghet..
Tynn imutz Kaghet :
Kadang-kadang ada beberapa hal kecil yang luput dari pengamatan,
Contohnya nih;
Waktu lagi posisi ngebut di jalan raya di Basarang, Kapuas,
Ada seekor anjing lagi nyeberang jalan.
Ntien baru ngeh, setelah ditunggu dia lewat, eeh ternyata dia ga pake toleh kanan kiri, Hehe.. padahal ku pikir dia bakal ngeliat aku...Whua?
Bebek juga gitu tuh kalo nyeberang jalan ga pake tolah toleh,
Beda dengan Kucing, dia pake ancang-ancang pengen nyeberang jalan.. Good Job Cing!
Ada loh bank kalo lagi jam istirahat, kantor nya di kunci juga, di tutup..
Jadi lah nasabah nunggu di luar, panas2an... :) brand new nihh..
Ada penjual mie ayam yang lupa kasih bawang goreng di pesenan mie aku ma yenz.
Ngeh nya ketika mo bayar di kasir, liat ada pesenan orang lain bertabur bawang goreng? Ha? kita bedua saling pandang deh? Pengen ngulang makan lagi nih ceritanya?
Ntar lagi ah, diceritain yang bikin kaget2..
Kadang-kadang ada beberapa hal kecil yang luput dari pengamatan,
Contohnya nih;
Waktu lagi posisi ngebut di jalan raya di Basarang, Kapuas,
Ada seekor anjing lagi nyeberang jalan.
Ntien baru ngeh, setelah ditunggu dia lewat, eeh ternyata dia ga pake toleh kanan kiri, Hehe.. padahal ku pikir dia bakal ngeliat aku...Whua?
Bebek juga gitu tuh kalo nyeberang jalan ga pake tolah toleh,
Beda dengan Kucing, dia pake ancang-ancang pengen nyeberang jalan.. Good Job Cing!
Ada loh bank kalo lagi jam istirahat, kantor nya di kunci juga, di tutup..
Jadi lah nasabah nunggu di luar, panas2an... :) brand new nihh..
Ada penjual mie ayam yang lupa kasih bawang goreng di pesenan mie aku ma yenz.
Ngeh nya ketika mo bayar di kasir, liat ada pesenan orang lain bertabur bawang goreng? Ha? kita bedua saling pandang deh? Pengen ngulang makan lagi nih ceritanya?
Ntar lagi ah, diceritain yang bikin kaget2..
Memandang Langit...
Beberapa hari belakangan ini, terasa berat banget ya..
Ada yang sedang berjuang menghadapi rumitnya prosedur..
Ada yang sedang berusaha untuk memperpendek jarak...
Ada yang sedang berusaha tegar..
Ada yang sedang berusaha untuk menata kembali prioritas dalam hidupnya...
Ada yang sedang ingin menangis... Menangislah teman..
Ada yang sedang berusaha untuk menjadi diri nya sendiri...
Ada pula yang sedang berusaha untuk mengembalikan semangat dan warna biru yang cerah bagi kehidupannya..
To all friend dimana saja, dan sedang sibuk apa saja. Berhentilah sejenak, lihatlah sekitar kita, lihat sekitar anda,
Tolah toleh maksudnya? iya bener..
Karena ada saat dimana ketika kita merasa tak berdaya,
Seseorang lain disana bahkan sangat menderita.
Be Gratefull, always..
Alhamdulillahirabbil Alamien..
Ketika kepala sudah terasa berat, dompet makin menipis, uang bensin habis, uang saku udah ga bersisa. Hehe, Just smile.. Some body pasti pernah ngalamin yang begini ini.. Someone pasti uda pernah melewati jalan ini..
Pasti ada hal baik yang bisa terjadi..
Semua ada di hati kita,
Just open your heart. And let it show you the way,..
Ketika memandang langit, maka terasa lah dunia tak sesempit kelihatannya.
Masalah kita tak sebesar kelihatannya..
Masih banyak jalan menuju Roma, Eh, Menuju Rumah,
Ketika memandang langit, ada suasana berbeda di hati kita.
Akan terasa ringan ketika kita bisa memaknai apa yang telah dihadirkan di depan mata kita.
Adakah yang pernah memperhatikan?
Ketika suasana mendung, awan di langit berwarna hitam, gelap dan membawa anugerah berupa hujan..
Ketika cuaca sedang cerah, langit berwarna sangat indah. Biru disana, gradasi warna yang luar biasa tercipta,
Tentu saja jangan lupakan awan putih, awan tipis, awan tebal berwarna putih, yang kelihatannya kalo di siram dengan sirop Melon dan ditaburi es kepruk, hmm Yummy..
Seperti itulah dia, Langit yang sekarang sering aku lihat,
sering aku pandangi,
Ketika beban terasa sangat menghimpit,
Ketika kau merasa tak ada jalan,
Dongakkan kepala mu ke atas, dan lihatlah keajaibannya..
Ada yang sedang berjuang menghadapi rumitnya prosedur..
Ada yang sedang berusaha untuk memperpendek jarak...
Ada yang sedang berusaha tegar..
Ada yang sedang berusaha untuk menata kembali prioritas dalam hidupnya...
Ada yang sedang ingin menangis... Menangislah teman..
Ada yang sedang berusaha untuk menjadi diri nya sendiri...
Ada pula yang sedang berusaha untuk mengembalikan semangat dan warna biru yang cerah bagi kehidupannya..
To all friend dimana saja, dan sedang sibuk apa saja. Berhentilah sejenak, lihatlah sekitar kita, lihat sekitar anda,
Tolah toleh maksudnya? iya bener..
Karena ada saat dimana ketika kita merasa tak berdaya,
Seseorang lain disana bahkan sangat menderita.
Be Gratefull, always..
Alhamdulillahirabbil Alamien..
Ketika kepala sudah terasa berat, dompet makin menipis, uang bensin habis, uang saku udah ga bersisa. Hehe, Just smile.. Some body pasti pernah ngalamin yang begini ini.. Someone pasti uda pernah melewati jalan ini..
Pasti ada hal baik yang bisa terjadi..
Semua ada di hati kita,
Just open your heart. And let it show you the way,..
Ketika memandang langit, maka terasa lah dunia tak sesempit kelihatannya.
Masalah kita tak sebesar kelihatannya..
Masih banyak jalan menuju Roma, Eh, Menuju Rumah,
Ketika memandang langit, ada suasana berbeda di hati kita.
Akan terasa ringan ketika kita bisa memaknai apa yang telah dihadirkan di depan mata kita.
Adakah yang pernah memperhatikan?
Ketika suasana mendung, awan di langit berwarna hitam, gelap dan membawa anugerah berupa hujan..
Ketika cuaca sedang cerah, langit berwarna sangat indah. Biru disana, gradasi warna yang luar biasa tercipta,
Tentu saja jangan lupakan awan putih, awan tipis, awan tebal berwarna putih, yang kelihatannya kalo di siram dengan sirop Melon dan ditaburi es kepruk, hmm Yummy..
Seperti itulah dia, Langit yang sekarang sering aku lihat,
sering aku pandangi,
Ketika beban terasa sangat menghimpit,
Ketika kau merasa tak ada jalan,
Dongakkan kepala mu ke atas, dan lihatlah keajaibannya..
Selasa, Februari 23, 2010
day two..
Hari ini uda hari kedua aku jalanin pembekalan, rasanya enjoy aja, mengikuti semua tahap kegiatan yang telah dijadwalkan dari panitia.
Yang membuat aku sadar kembali, dan bangun untuk mulai merealisasikan mimpiku, bahwa adalah mustahil untuk menggantungkan satu saja pengharapan di satu tempat.
Kenapa aku malah terus mikirin jaringan aku, bisnis aku yang baru berkembang, dan harus terus memantapkan langkahnya. Aku mikirin masa tua aku ntar, siapa sih hari gini yang pengen ngebiayain orang ke luar negeri gratis?? ke Eropa??
Sementara aku udah tau, kalo ternyata ketika kita, yang bukan siapa-siapa, pengen pergi ke luar negeri harus punya tabungan di bank sebesar Rp. 1.000.000.000,-
Itu sih aku denger cerita dari Bos aku yang pengen sekeluarga besar ke LN (baca : Eropa) dan ternyata batal.
Aku harus bisa bangun dan berjuang untuk karir aku di oriflame, dan juga di karir yang baru ini.
Oke, saat-saat awal ini nanti akan di kenang selalu, karena, saat-saat awal, atau masa merintis karier, akan terasa sedikit keras dan menanjak. Kelak ketika aku uda jadi SM, Direktur, dan lain-lain, bener-bener aku berharap banget bisa sukses dalam jalanin bisnis ini, Baru aku bisa mengenang semua jerih payah yang dah aku lakukan bisa berbuah manis. I Promise myself
Ya, ya.. ya.. walaupun beberapa temen yang aku ajakin untuk gabung, bahkan lebih dulu keder dan mundur duluan. Kenapa? Apa? Apa yang membatasi mereka? Mereka juga punya kemampuan dan kekuatan yang kurang lebih sama. Apa yang berbeda dari mereka dengan aku?? hehe.. setidaknya aku berani mencoba dan kelak aku juga yang akan merasakan hasilnya. Amien...
So guys, buat kalian, yang secara de fakto uda menolak atau pernah menolak tawaran dari aku, hmm, think about it again and again..
OK!
Karena aku juga ga bakalan bisa memaksa kalian untuk melakukan sesuatu yang tidak pernah kalian sukai.
Mungkin saja nanti kita akan berhasil ketika keadaan sudah memaksa kalian untuk berpikir dan merubah cara pandang dalam berbisnis. Bisnis konvensional, bisa dijalankan.. dan bisnis modern, yaa di sini tempatnya.
Kepengen niru gayanya Bill Gates? boleh, sambil tidur juga dia dapet duit. Bahkan ketika dia menghirup udara untuk bernafas, hitungan uangnya mengalir deras.
Itu sekarang! ketika dia sudah sukses!! Dulu?? Jangan tanya deh! dia pasti ga mau jawab!
Na, temen-temen, aku pengen banget bisa bantu kalian buat wujudin mimpi untuk meraih apapun yang kalian inginkan. Ya caranya salah satunya gabung dulu ya di jaringan aku.
Karena bisnis ini bisnis yang memerlukan mitra dan tim yang kuat untuk bisa berdiri kokoh.
Oke deh,
Saya Mo Gabung Sekarang!!
Yuk, teman
DARE TO DREAM...
AND ACT NOW
Regards,
Tynn_imutz
Yang membuat aku sadar kembali, dan bangun untuk mulai merealisasikan mimpiku, bahwa adalah mustahil untuk menggantungkan satu saja pengharapan di satu tempat.
Kenapa aku malah terus mikirin jaringan aku, bisnis aku yang baru berkembang, dan harus terus memantapkan langkahnya. Aku mikirin masa tua aku ntar, siapa sih hari gini yang pengen ngebiayain orang ke luar negeri gratis?? ke Eropa??
Sementara aku udah tau, kalo ternyata ketika kita, yang bukan siapa-siapa, pengen pergi ke luar negeri harus punya tabungan di bank sebesar Rp. 1.000.000.000,-
Itu sih aku denger cerita dari Bos aku yang pengen sekeluarga besar ke LN (baca : Eropa) dan ternyata batal.
Aku harus bisa bangun dan berjuang untuk karir aku di oriflame, dan juga di karir yang baru ini.
Oke, saat-saat awal ini nanti akan di kenang selalu, karena, saat-saat awal, atau masa merintis karier, akan terasa sedikit keras dan menanjak. Kelak ketika aku uda jadi SM, Direktur, dan lain-lain, bener-bener aku berharap banget bisa sukses dalam jalanin bisnis ini, Baru aku bisa mengenang semua jerih payah yang dah aku lakukan bisa berbuah manis. I Promise myself
Ya, ya.. ya.. walaupun beberapa temen yang aku ajakin untuk gabung, bahkan lebih dulu keder dan mundur duluan. Kenapa? Apa? Apa yang membatasi mereka? Mereka juga punya kemampuan dan kekuatan yang kurang lebih sama. Apa yang berbeda dari mereka dengan aku?? hehe.. setidaknya aku berani mencoba dan kelak aku juga yang akan merasakan hasilnya. Amien...
So guys, buat kalian, yang secara de fakto uda menolak atau pernah menolak tawaran dari aku, hmm, think about it again and again..
OK!
Karena aku juga ga bakalan bisa memaksa kalian untuk melakukan sesuatu yang tidak pernah kalian sukai.
Mungkin saja nanti kita akan berhasil ketika keadaan sudah memaksa kalian untuk berpikir dan merubah cara pandang dalam berbisnis. Bisnis konvensional, bisa dijalankan.. dan bisnis modern, yaa di sini tempatnya.
Kepengen niru gayanya Bill Gates? boleh, sambil tidur juga dia dapet duit. Bahkan ketika dia menghirup udara untuk bernafas, hitungan uangnya mengalir deras.
Itu sekarang! ketika dia sudah sukses!! Dulu?? Jangan tanya deh! dia pasti ga mau jawab!
Na, temen-temen, aku pengen banget bisa bantu kalian buat wujudin mimpi untuk meraih apapun yang kalian inginkan. Ya caranya salah satunya gabung dulu ya di jaringan aku.
Karena bisnis ini bisnis yang memerlukan mitra dan tim yang kuat untuk bisa berdiri kokoh.
Oke deh,
Saya Mo Gabung Sekarang!!
Yuk, teman
DARE TO DREAM...
AND ACT NOW
Regards,
Tynn_imutz
Sabtu, Februari 20, 2010
Pengajian Ustadz Arifin Ilham
Dear All,
Apa kabar semuanya?
Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT,atas karunia dan rahmat-Nya yang melimpah dan atas karunia kesehatan yang diberikan, aku dan teman-teman bisa berbahagia hari ini, esok dan selamanya. Amien..
Aku mo berbagi cerita, baru saja dengerin pengajian dari Ustadz Kondang Arifin Ilham, yang pada dasarnya secara gak sengaja dipertemukan dan bisa mengikuti acara zikir bersama yang dilaksanakan di Kab. Pulang Pisau.
What? iya, jauh banget dari bayangan aku, bisa ngeliat langsung sang Ustadz, dan mendengarkan petuah dan ceramah, doa yang dipanjatkan. Benar-benar, suatu kebetulan yang manis dan dalam hati berdoa, mengamini setiap perkataan beliau.
Doa-doa yang diamini antara lain :
1. Tidak menzolimi orang tua, tidak durhaka, dan berbakti kepada orang tua.
2. Tidak mencurangi istri, atau suami, mendurhakai dan lain-lain
3. Semoga semua yang hadir, yang mempunyai keinginan terkabulkan doanya oleh Allah SWT,
4. Semoga mereka-mereka yang sedang sakit, diberikan ketabahan dalam menjalani dan tetap berikhtiar untuk memperoleh kesembuhan.
5. Semoga semua teman memperoleh apa yang diinginkannya, kebahagiaan, jodoh, rejeki yang halal dan lain-lain.
Ya Allah, Kabulkanlah Doa-Doa Kami,
Ampunilah dosa-dosa kami dan berikan lah karunia serta rahmat-Mu yang tak pernah putus.
Alhamdulillahirrabbil 'Alamien.
Apa kabar semuanya?
Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT,atas karunia dan rahmat-Nya yang melimpah dan atas karunia kesehatan yang diberikan, aku dan teman-teman bisa berbahagia hari ini, esok dan selamanya. Amien..
Aku mo berbagi cerita, baru saja dengerin pengajian dari Ustadz Kondang Arifin Ilham, yang pada dasarnya secara gak sengaja dipertemukan dan bisa mengikuti acara zikir bersama yang dilaksanakan di Kab. Pulang Pisau.
What? iya, jauh banget dari bayangan aku, bisa ngeliat langsung sang Ustadz, dan mendengarkan petuah dan ceramah, doa yang dipanjatkan. Benar-benar, suatu kebetulan yang manis dan dalam hati berdoa, mengamini setiap perkataan beliau.
Doa-doa yang diamini antara lain :
1. Tidak menzolimi orang tua, tidak durhaka, dan berbakti kepada orang tua.
2. Tidak mencurangi istri, atau suami, mendurhakai dan lain-lain
3. Semoga semua yang hadir, yang mempunyai keinginan terkabulkan doanya oleh Allah SWT,
4. Semoga mereka-mereka yang sedang sakit, diberikan ketabahan dalam menjalani dan tetap berikhtiar untuk memperoleh kesembuhan.
5. Semoga semua teman memperoleh apa yang diinginkannya, kebahagiaan, jodoh, rejeki yang halal dan lain-lain.
Ya Allah, Kabulkanlah Doa-Doa Kami,
Ampunilah dosa-dosa kami dan berikan lah karunia serta rahmat-Mu yang tak pernah putus.
Alhamdulillahirrabbil 'Alamien.
Rabu, Februari 17, 2010
congratulation on Februari..
Mo Recognisi nih, buat jaringan dan group aku yang uda kerja keras di bulan februari ini. Eits, it's not over yet! masih bisa dilanjutkan ampe akhir bulan februari kok.
Keep reach on your target guys..
Here is the Star of the Month :
Mba Elsa : 3% all alone.. Wuih, hebat! two thumbs up! Mana jauh dari uplen lagi..
Mba Yeni : 9% wanna be?? or 12? go go cayoo sista.. you can do it!
Mba Debi : mo mecahin rekor nya mba Elsa? 3% in 2 month?
Yuuk untuk semua yang lagi berusaha meraih mimpi..
Bangun yuuk, realisasikan mimpinya dengan kerja keras..
Jadi, akan sangat bermanfaat untuk memperbesar jaringan dan leadership anda.
Untuk saya pribadi, Yuuk tin, perbaiki manajemen waktu!
dan berbenah deh, sukses di depan mata. Anda menunda pekerjaan, lama suksesnya. huhuhu... Semangat titin.
Just be a good leader! and act as much as you can do!
Februari 9%? Oke la kalo begitu..
Goo Diamond!
Regards,
Tynn_imutz
Keep reach on your target guys..
Here is the Star of the Month :
Mba Elsa : 3% all alone.. Wuih, hebat! two thumbs up! Mana jauh dari uplen lagi..
Mba Yeni : 9% wanna be?? or 12? go go cayoo sista.. you can do it!
Mba Debi : mo mecahin rekor nya mba Elsa? 3% in 2 month?
Yuuk untuk semua yang lagi berusaha meraih mimpi..
Bangun yuuk, realisasikan mimpinya dengan kerja keras..
Jadi, akan sangat bermanfaat untuk memperbesar jaringan dan leadership anda.
Untuk saya pribadi, Yuuk tin, perbaiki manajemen waktu!
dan berbenah deh, sukses di depan mata. Anda menunda pekerjaan, lama suksesnya. huhuhu... Semangat titin.
Just be a good leader! and act as much as you can do!
Februari 9%? Oke la kalo begitu..
Goo Diamond!
Regards,
Tynn_imutz
Rabu, Februari 10, 2010
Daily Activity
Dear all,
Aku mo cerita tentang mimpiku nih.
di siang bolong, waktu terik banget di luar sana, aku malah enak-enakan molor tidur siang, :D
dan ternyata aku bermimpi..
Alamak, mimpinya seru banget, dan di luar pikiran aku aja..
Ceritanya gini nih,
aku uda nyiapin uang buat ngorder barang buat customer aku, hehe..
aku in the line dah di antrian dekeet banget dengan CS Oriflame yang baik2.. sok teuing deh.. :D
kepala ku uda muter-muter liat ruangan Oriflame, hehe.. kerenn dalam hati..
setelah aku serahin form order aku, ternyata ada yang gedor-gedor pintu di deket samping tempat aku berdiri, iiih jengkel dehh
ternyata yang gedor2 temen aku, satu rumah, hehe.. pengen dibukain pintu karena pintunya aku kunci dari dalem.
Begitulah endingnya..
Barang ku yang uda ku order lepasss semua..
hehehe...
ternyata hanya dalam mimpi...
Segitunya ya, aku pengen order sendiri ntar di kantor-kantor cabang Oriflame, entah itu waktu aku akan berada di Surabaya, Jakarta, Palembang, Denpasar atau di kota-kota lain yang ada kantor cabangnya.
I Wish it can happen..
Nah, buat temen-temen yang pengen ngerasain excitednya bisnis ini yang bisa dikerjakan dirumah, dasteran, sambil masak, ato sambil ngurus anak, sambil kerja dan lain-lain.. yukk ah, gabung sekarang dan isi datanya disini yaa....
My Online Business
Aku mo cerita tentang mimpiku nih.
di siang bolong, waktu terik banget di luar sana, aku malah enak-enakan molor tidur siang, :D
dan ternyata aku bermimpi..
Alamak, mimpinya seru banget, dan di luar pikiran aku aja..
Ceritanya gini nih,
aku uda nyiapin uang buat ngorder barang buat customer aku, hehe..
aku in the line dah di antrian dekeet banget dengan CS Oriflame yang baik2.. sok teuing deh.. :D
kepala ku uda muter-muter liat ruangan Oriflame, hehe.. kerenn dalam hati..
setelah aku serahin form order aku, ternyata ada yang gedor-gedor pintu di deket samping tempat aku berdiri, iiih jengkel dehh
ternyata yang gedor2 temen aku, satu rumah, hehe.. pengen dibukain pintu karena pintunya aku kunci dari dalem.
Begitulah endingnya..
Barang ku yang uda ku order lepasss semua..
hehehe...
ternyata hanya dalam mimpi...
Segitunya ya, aku pengen order sendiri ntar di kantor-kantor cabang Oriflame, entah itu waktu aku akan berada di Surabaya, Jakarta, Palembang, Denpasar atau di kota-kota lain yang ada kantor cabangnya.
I Wish it can happen..
Nah, buat temen-temen yang pengen ngerasain excitednya bisnis ini yang bisa dikerjakan dirumah, dasteran, sambil masak, ato sambil ngurus anak, sambil kerja dan lain-lain.. yukk ah, gabung sekarang dan isi datanya disini yaa....
My Online Business
Jumat, Februari 05, 2010
Promo Februari 2010
Woohoa.. Promo terbaru lagi nih buat para dbcners and all the customer..
Dapatkan Dancing Lady EDT hanya Rp 24.900 !
• Kumpulkan 100 BP personal Anda di bulan Februari 2010.
• Anda bisa membeli Dancing Lady Edt dengan diskon 90%! Dari harga Rp 249.000 Anda cukup membayar Rp 24.900 !
• Produk tersebut bisa Anda beli di bulan Maret bersama dengan order BP pertama senilai minimal Rp 175.000,-
Dapatkan Dancing Lady EDT hanya Rp 24.900 !
• Kumpulkan 100 BP personal Anda di bulan Februari 2010.
• Anda bisa membeli Dancing Lady Edt dengan diskon 90%! Dari harga Rp 249.000 Anda cukup membayar Rp 24.900 !
• Produk tersebut bisa Anda beli di bulan Maret bersama dengan order BP pertama senilai minimal Rp 175.000,-
Senin, Februari 01, 2010
My Biz in style..
New Moon.. eh, salah new month, Februari...
Alhamdulillah ya Allah..
Group aku dah mulai jalan..
Ya ya..
Bulan Januari ini aku masih di level 6%. Huhu.. alhamdulillah banget..
Karena tim aku dah mulai berjalan, memulai berbisnis dengan hati.. Hehe..
Segala sesuatu yang dimulai dengan hati yang ikhlas dan niat tulus buat ngebantu diri sendiri dan orang lain, insyaAllah di ijabah Allah SWT. Amien..
Mo Recognisi dulu ah..
Congratulation buat Yeni, wow the most active leader in my group. Yuk sis, bener2 kita wujudkan rencana kita.. Hohoho.. Jakarta I'm coming...
Congratulation buat mba linda (Batulicin) bulan ini dapet deh kalung cantiknya..
Congratulation juga buat new member yang uda gabung dan dapet cash back :
Samiha
Eka
Buat leader aku juga, hey guys.. you all leader..
Yenny (Lovely sista), Mba Deby, Bu Elis, Yanti, Mba Ana, Samiha, Yuk raih pencapaian pribadi di bulan ini..
Mo naik level?? mo mulai rekrut?? Mo belanja?? do it now...
Success is in your hand... dan lakukan segera!!
Trus buat leader2 juga.. thanks for all the support..
This month will be better,, I promise my self..
Go Manager,
tynn
Siapa yang mo ikutin langkah-langkah kita?
Join sekarang yuuk..
Hubungi saya yaa..
Alhamdulillah ya Allah..
Group aku dah mulai jalan..
Ya ya..
Bulan Januari ini aku masih di level 6%. Huhu.. alhamdulillah banget..
Karena tim aku dah mulai berjalan, memulai berbisnis dengan hati.. Hehe..
Segala sesuatu yang dimulai dengan hati yang ikhlas dan niat tulus buat ngebantu diri sendiri dan orang lain, insyaAllah di ijabah Allah SWT. Amien..
Mo Recognisi dulu ah..
Congratulation buat Yeni, wow the most active leader in my group. Yuk sis, bener2 kita wujudkan rencana kita.. Hohoho.. Jakarta I'm coming...
Congratulation buat mba linda (Batulicin) bulan ini dapet deh kalung cantiknya..
Congratulation juga buat new member yang uda gabung dan dapet cash back :
Samiha
Eka
Buat leader aku juga, hey guys.. you all leader..
Yenny (Lovely sista), Mba Deby, Bu Elis, Yanti, Mba Ana, Samiha, Yuk raih pencapaian pribadi di bulan ini..
Mo naik level?? mo mulai rekrut?? Mo belanja?? do it now...
Success is in your hand... dan lakukan segera!!
Trus buat leader2 juga.. thanks for all the support..
This month will be better,, I promise my self..
Go Manager,
tynn
Siapa yang mo ikutin langkah-langkah kita?
Join sekarang yuuk..
Hubungi saya yaa..
Langganan:
Postingan (Atom)